6 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Notulen Rapat Otomatis
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
Ilustrasi hujan./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di wilayah DIY hingga 23 Juni mendatang.
Selain hujan, anomali cuaca yang terjadi kali ini juga berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan selatan DIY.
“Secara keseluruhan ini belum termasuk dalam kategori ekstrem. Sebab, baru sebatas anomali dan hanya berdampak pada potensi hujan hingga lebat,” kata Kepala Kepala Stasiun Klimatologi Mlati, BMKG Yogyakarta, Agus Sudaryatno, Kamis (21/6/2018).
Meski demikian, Agus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Utamanya untuk wilayah Kabupaten Sleman, Kota Jogja dan Kulonprogo bagian utara. Sebab, di tiga kawasan tersebut, akan berpotensi hujan lebat.
Oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari sejumlah bangunan yang berpotensi roboh.
“Sedangkan kawasan selatan, ada peningkatan tinggi gelombang yang mencapai 2,5 meter. Oleh sebab itu kami minta masyarakat untuk hati-hati. Karena hujan kali ini disertai dengan angin yang mencapai 50 knot,” sambung Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.