KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih (lima kiri) ketika menerima kunjungan Panitia Rakernas Siwo PWI DIY, Jumat (22/6/2018)./Ist-Siwo PWI DIY
Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Pariwisata Sleman akan mengajak peserta Rapat Kerja Nasional Seksi Wartawan Olahraga (Rakernas Siwo) ke tempat pariwisata paling populer di Sleman. Tempat wisata tersebut adalah Tebing Breksi.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih, Jumat (22/6/2018) ketika menerima kunjungan Ketua Siwo PWI DIY Janu Riyanto yang didampingi oleh Sekretaris PWI DIY Swasto Dayanto dan pengurus lainnya. Menurut Sudarningsih, pada saat libur Lebaran lalu kunjungan wisatawan di Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan, Sleman mencapai puncaknya dengan jumlah wisatawan mencapai 17.000 orang. Puncak kunjungan ini terjadi pada H+3 Lebaran. Bahkan tidak sampai satu pekan kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 50.000 orang.
Popularitas Tebing Breksi di kalangan wisatawan ini membuat Dinpar Sleman berniat mengajak peserta Rakernas mengunjungi tempat tersebut. "Nantinya peserta rakernas akan kami ajak mengunjungi beberapa tempat wisata yang berdekatan dengan Tebing Breksi. Mereka akan kami ajak keliling ke tempat wisata tersebut dengan naik jip. Tempat wisata yang kami rencanakan akan dikunjungi adalah Candi Banyunibo, Candi Barong, Tebing Breksi, Candi Ijo dan Watu Payung," katanya.
Di Banyunibo, rencananya wisatawan akan disuguhi makanan unik khas daerah setempat, yaitu nasi telang. Nasi telang ini cukup uni karena warna nasinya biru muda. Uniknya warna biru itu diambil dari Bunga Telang (Clitoria ternatea). Bunga ini banyak dijumpai tumbuh di pekarangan rumah warga Banyunibo.
Sudarningsih berharap, dengan mengajak peserta Rakernas ke tempat wisata tersebut akan semakin mengenalkan Sleman sebagai kota 1.000 candi. Bahkan Sleman dalam waktu dekat juga akan menggelar Sleman Temple Run yang rencananya diikuti peserta dari luar negeri.
Janu menyambut positif rencana Dinas PRiwisata Sleman tersebut. Dia berharap dengan kunjungan ke tempat wisata ini akan semakin mengenalkan tempat-tempat wisata di Sleman secara nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.