50 Keluarga Terdampak NYIA Disediakan Lahan dan Rumah Gratis

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Selasa, 26 Juni 2018 05:50 WIB
50 Keluarga Terdampak NYIA Disediakan Lahan dan Rumah Gratis

Suasana aktivitas terdampak pembangunan NYIA di relokasi Janten, beberapa awaktu lalu./Harian Jogja-Uli Febriarni

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengajukan pemakaian Pakualaman Ground (PAG) seluas 11.294 meter persegi (11,2 hektare) untuk dijadikan tempat bermukim 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Rencananya rumah gratis yang akan ditempati warga terdampak akan dibangun pada 2019.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, pihaknya saat ini masih harus merelokasi warga terdampak sebanyak 50-100 KK dengan mekanisme magersari. Sebelumnya, Pemkab Kulonprogo sudah menyerahkan 50 rumah kepada warga terdampak di Kedundang, yang juga berstatus tanah PAG. Tapi yang ditempati baru 45 rumah.

"Saat ini kami menentukan titik-titik tambahan di [Desa] Kaligintung [Kecamatan Temon]. Beliau [KGPAA Paku Alam X] sangat mendukung. Tinggal kami yang harus meneliti di lapangan, tanah ini layak atau tidak? Fasilitas umum bisa diberikan tidak? kalau ada tanah ya, sekaligus untuk berikan fasilitas umumnya," ucap Hasto usai bertemu dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kompleks Kepatihan, Senin (25/6/2018).

Hasto mengatakan, dana untuk pembangunan rumah gratis bagi warga terdampak NYIA di Desa Kaligintung dianggarkan pada 2019. Dana pembangunan berasal dari APBN. "Tapi kan harus land clearing, segala macam. Sekarang kami bangun fasilitas umumnya, SD, Puskesmas dan sebagainya."

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kulonprogo R. Heriyanto menjelaskan, 11.294 meter persegi tanah PAG yang diajukan untuk 50 KK terdampak NYIA terbagi di lima titik, yakni PAG 8 (1.528), PAG 8 (3.799), PAG 7 (1.992), PAG 7 (1.298) dan PAG 7 (2.677). Semua lahan itu berlokasi di Desa Kaligintung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online