Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Sejumlah calon peserta PPDB 2018 mengisi formulir untuk mendaftar sekolah, Selasa (3/7/2018).Harian Jogja-Uli febriarni
Harianjogja.com, JOGJA-Komisi D DPRD DIY akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY untuk meminta keterangan mengenai evaluasi pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).
"Mungkin Senin [8/7/2018] kami akan panggil kepala dinas [Disdikpora Kadarmanta Baskara Aji] untuk menerangkan hasil pelaksanaan PPDB dan sebagainya. Dari sisi persiapan sebenarnya sudah optimal. Termasuk zonasi sudah kami pertemukan dengan komite sekolah. Wali murid dan kepala sekolah untuk cari solusi terbaik," ujar Anggota Komisi D DPRD DIY Hamam Mutaqin, Kamis (5/7/2018).
Hamam mengaku belum bisa berkomentar mengenai pelaksanaan PPDB, yang masih menyisakan masalah, seperti kesalahan penetapan zona di PPDB daring. Sebab, ia mengaku belum memonitor pelaksanaan PPDB, karena masih sibuk.
"Kami belum monitor. Belum ada waktu khusus. Besok saya akan ngomong kepada teman-teman komisi [D] terkait evaluasi PPDB dan kapan waktu memanggil dinas [Disdikpora]," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.