Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
AKBP Yulianto ketika diwawancara./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN-Tiga orang terduga teroris yang terlibat baku tembak dengan polisi merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terduga teroris lima hari lalu. Tiga orang tersebut meninggal setelah baku tembak dengan anggota polisi.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto mengatakan, tiga orang yang diamankan dalam kondisi meninggal merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris lima hari yang lalu di Mlati, Sleman.
"Tiga orang diamankan di lokasi, kondisinya meninggal," katanya pada wartawan Sabtu (14/7/2018).
AKBP Yulianto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan hasil dari kerja sama antara Densus 88 Mabes Polri dan Satgas Antiteror Polda DIY. Menurutnya, saat dilakukan penangkapan ketiga terduga teroris tersebut melawan dan membuat dua anggota polisi terluka.
"Dua anggota polisi terluka dari senjata tajam karena dibacok," katanya.
Polisi mendapatkan barang bukti berupa senpi laras pendek dan senjata tajam. Ketiga terduga teroris merupakan laki-laki. AKBP Yulianto mengatakan, masih mendalami lagi jaringan mana yang terlibat.
Sementara itu, Jalan Kaliurang Km 9 dibuka kembali pada sekitar pukul 20.30 WIB. "Sekarang dibuka kembali, sudah diamankan," ujar AKBP Yulianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.