Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Suasana acara bedah buku Membangun Industri Rumah Tangga Menuju Keluarga Sejahtera di Balai Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Senin (16/7/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY mengadakan bedah buku dengan judul Membangun Industri Rumah Tangga Menuju Keluarga Sejahtera di Balai Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Senin (16/7/2018). Bedah buku tersebut bertujuan meninngkatkan minat baca warga khususnya di Desa Argomulyo.
Kepala BPAD DIY, Monika Nur Lastiyani, mengatakan saat ini jajarannya gencar melakukan gerakan literasi berbasis inklusi sosial. "Gerakan literasi itu sudah menjadi gerakan nasional. Gerakan itu mengajak kita untuk membaca, tapi tidak hanya membaca, tapi yang ditekankan adalah membaca yang bisa memberikan ilmu pada semua masyarakat," kata Monika, Senin.
Monika mengatakan dalam gerakan literasi itu juga penting untuk diterapkan dalam keluarga. "kami senang yang hadir di sini sebagian besar itu ibu-ibu. Gerakan literasi akan berhasil saat yang bergerak ibu-ibu, karena mereka yang seharusnya pertama mengenalkan buku ke anak-anaknya," katanya. Ia juga berharap kebiasaan membacakan cerita untuk anak-anak tidak hilang.
Terkait dengan tema buku yang dibedah, Monika mengatakan industri rumah tangga harus mempunyai kesiapan menghadapi peluang. Menurutnya, jangan sampai ketika ada order untuk industri rumah tangga terus masyarakat tidak siap menghadapinya.
Monika mengatakan media dalam membaca kini bisa juga melalui smartphone dengan e-book. "Kami sudah menyediakan di perpustakaan e-book yang bisa dipakai, ada juga e-book dari perpustakaan Sleman," katanya.
Anggota Komisi D DPRD DIY, Sambudi, mengatakan Dewan sangat mendukung acara bedah buku di tiap desa. "Melalui acara ini diharapkan masyarakat menjadi rajin membaca tetapi yang positif. Selain itu membaca buku juga bisa membangun sifat mental yang positif," ujarnya.
Ia menekankan pada warga agar mengambil nilai-nilai yang bisa meningkatkan industri rumah tangga warga Desa Argomulyo. "Dengan adanya bedah buku ini, diharap warga bisa tahu dan mengambil peluang bisnisnya agar bisa mengembangkan industri rumah tangga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.