BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Suasana bedah buku Membangun Desa dengan Memanfaatkan Pekarangan di Waktu Senggang di Balai Desa Madurejo, Prambanan pada Selasa (17/7/2018). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN--Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY mengadakan bedah buku dengan judul Membangun Desa dengan Memanfaatkan Pekarangan di Waktu Senggang pada Selasa (17/7/2018) di Balai Desa Madurejo, Prambanan.
Dari adanya bedah buku tersebut diharap bisa memberikan pemahaman pada masyarakat desa tentang pemanfaatan pekarangan sebagai pertanian.
Penulis buku Membangun Desa dengan Memanfaatkan Pekarangan di Waktu Senggang Usman Siswanto mengatakan latar belakang pembuatan buku tersebut dari melihat kondisi pedesaan yang lahan untuk pertaniannya semakin menyempit.
"Di Indonesia itu hampir ada sekitar 75.000 desa, itu yang mendasari kenapa memilih desa," katanya pada Selasa (17/7/2018).
Usman mengatakan dengan semakin menyempitnya lahan pertanian, warga harus memikirkan peluang dalam pemanfaatan lahan, salah satunya lahan pekarangan.
"Tadi setelah mendengar cerita dari perangkat desa, kondisi di Desa Madurejo itu ada 700an hektar lahan, dan 400an hektarenya yaitu untuk pertanian, tapi mayoritas warga itu hanya sebagai buruh taninya saja, maka harus cermat dalam memanfaatkan peluang bertani," kata Usman.
Menurut Usman, dengan memanfaatkan pekarangan, warga bisa berkreasi dengan lahan yang tidak terlalu luas dan bisa diupayakan dengan aspek pertanian. Usman mengatakan pekarangan mempunyai hubungan fungsional, yaitu hubungan sosial, ekonomi dan budaya.
"Pekarangan juga mempunyai fungsi sebagai cadangan air. Dengan pemanfaatan pekarangan, fungsi itu bisa dimaksimalkan," kata Usman.
Sementara itu Kepala BPAD DIY Monika Nur Lastiyani mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan 48 kali mengadakan bedah buku di desa. "Jadi kami tiap minggu berkeliling selalu mengadakan bedah buku," katanya.
Bedah buku yang diadakan oleh BPAD diharapkan akan meningkatkan budaya membaca di masyarakat desa. "Masyarakat desa sebagai ujung tombak gerakan literasi," ujar Monika.
Menurut Monika, masyarakat dapat mengambil manfaat dari adanya buku ini, salah satunya dari buku Membangun Desa dengan Memanfaatkan Pekarangan di Waktu Senggang.
"Buku ini bagus sekali. Kita akan optimalkan di waktu senggang supaya pekarangan dapat bermanfaat. Bisa melakukan sesuatu, dan ujung-ujungnya meningkatkan perekonomian warga," jelas Monika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Polisi menduga teror pocong di Tangerang merupakan modus pencurian dan perampokan. Warga diminta aktifkan ronda dan siskamling.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.