Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Perwakilan dari Partai Nasdem mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman pada Senin (17/7/2018). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menyerahkan hasil verifikasi berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) kepada masing-masing partai politik (Parpol). Dari hasil verifikasi diketahui hampir seluruh bacaleg harus melakukan perbaikan karena persyaratan belum lengkap.
Komisioner KPU Sleman Divisi Teknik Penyelenggara, Haryanta mengatakan berkas pendaftaran bacaleg yang telah diteliti semuanya memerlukan perbaikan.
Dia mencontohkan misalnya ada yang tidak mengumpulkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan surat keterangan sehat asli, dan ada juga yang mengumpulkan ijazah yang tidak dilegalisir. “Ini merata hampir semua, bahkan boleh dibilang yang benar-benar komplit dan betul belum ada,” kata dia, Sabtu, (21/7/2018).
Di sisi lain, dari hasil verifikasi pihaknya tidak menemukan mantan narapidana korupsi, narkoba, ataupun pelecahan seksual yang mendaftar sebagai bacaleg.
Namun pihaknya menemukan sejumlah perangkat desa dan badan permusyarawatan desa (BPD) yang mendaftar, padahal mereka tidak boleh mendaftar sebelum mengundurkan diri. Pasalnya mereka termasuk orang yang mendapatkan gaji dari pemerintah.
“Kalau perangkat desa dan DPD [mendaftar bacaleg] jumlahnya tidak sampai puluhan. Nanti akan kami minta melakukan perbaikan, jika ingin mendaftar bacaleg harus menyertakan surat pengunduran diri,” katanya.
Untuk itu pihaknya pun menyerahkan hasil verifikasi tersebut kepada masing-masing parpol yang telah mendaftarkan bacalegnya untuk melakukan perbaikan. Pihaknya memberikan waktu perbaikan dari mulai Minggu (22/7/2018) hingga Selasa (31/7/2018).
Sebelumnya diketahui hingga batas akhir pendaftaran, KPU Sleman menerima 598 pendaftar. Mereka berasal dari 16 parpol peserta Pemilu 2019. Dari jumlah yang mendaftar tersebut total ada 262 bacaleg perempuan atau 44 % dari total pendafar. Para bacaleg ini akan merebutkan 50 kursi anggota DPRD Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Prabowo ungkap kerugian ekspor RI capai Rp15.400 triliun akibat praktik curang seperti under-invoicing dan manipulasi data.