Warung Makan Milik Terduga Teroris Kembali Ramai Dikunjungi Pembeli

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Rabu, 25 Juli 2018 13:15 WIB
Warung Makan Milik Terduga Teroris Kembali Ramai Dikunjungi Pembeli

Suasana di Warung Ayam Bakar Bu Tuti milik terduga teroris Ismail, Rabu (18/7/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN—Warung Ayam Bakar Bu Tuti milik terduga teroris, Ismail, sudah buka sejak sehari setelah penangkapan. Penangkapan dilakukan oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Rabu (18/7/2018).

Karyawan Warung Ayam Bakar Bu Tuti yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan sehari pasca penangkapan Ismail, karyawan membuka warung makan tersebut seperti biasanya. "Sehari setelah penangkapan kembali buka, normal seperti biasa buka dari pagi sampai pukul 19.00 WIB," ujarnya kepada Harianjogja.com, Rabu (25/7/2018).

Karyawan itu mengatakan konsumen yang datang tidak tepengaruh dan cenderung ramai seperti biasanya sebelum penangkapan. Pemilik warung tegal (Warteg) yang berlokasi di samping Warung Ayam Bakar Bu Tuti, Kirno, membenarkan pasca penangkapan Ismail, kondisi warung makan tersebut normal kembali. "Sudah ramai lagi," katanya.

Kirno mengatakan, terkadang Ismail membeli es dari warteg miliknya. "Tapi hanya beli es saja, saya tidak begitu mengenal dan belum pernah bicara," ujarnya, Rabu.

Ketua RT08/RW62 Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur, Depok, Yoyok Teguh Prasetyo, mengatakan rumah yang menjadi warung makan dan ditempati oleh Ismail merupakan rumah kontrakan. "Sudah sekitar empat tahunan tinggal di sana, secara administrasi sudah masuk menjadi warga di sini," kata Yoyok.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online