10 Korban Lakalantas Cacat Permanen di Jogja Terima Bantuan

Nina Atmasari
Nina Atmasari Rabu, 25 Juli 2018 18:36 WIB
10 Korban Lakalantas Cacat Permanen di Jogja Terima Bantuan

Para penerima santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas cacat permanen, Rabu (25/7/2018)./Ist-Dok Jasa Raharja

Harianjogja.com, JOGJA- Penghimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia dan Komunitas Jeep Marcedes Benz bersama PT Jasa Raharja Cabang Jogja memberikan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas cacat permanen, Rabu (25/7/2018). Kegiatan bakti sosial tersebut digelar sebagai bagian dari Tour Ring Java X Country 2018.

Kepala Jasa Raharja Cabang Jogja R.M Wahyu Widodo menjelaskan santunan diberikan kepada 10 orang korban laka lantas yang cacat permanen, baik pada bagian kaki, tangan maupun mata. Para korban mendapat dana donasi dan peralatan bantu seperti kruk dan kursi roda.

Kegiatan bakti sosial ini dilakukan oleh komunitas jeep yang menggelar touring menjelajahi Pulau Jawa.

"Kami terlibat dalam sponsorship dengan pemasangan label Jasa Raharja di kendaraan peserta. Ini sekaligus mereka melakukan sosialisasi terkait Jasa Raharja," katanya di Kantor Jasa Raharja Cabang Jogja, Rabu (25/7/2018).

Selain menerima tali kasih dari para peserta touring, kesepuluh penerima bantuan juga memberikan testimoni terkait kecelakaan yang dialami dan santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja.

"Penerima batuan juga mengajak agar menjaga keselamatan selama berlalulintas. Baksos ini hanya digelar di Jogja, kami hanya memfasilitasasi dengan menyediakan 10 korban laka lantas cacat permanen," katanya.

Salah seorang penerima bantuan Rongin, mengaku senang dengan donasi dan bantuan alat yang diberikan. Warga Bokoharjo Prambanan Sleman tersebut mengaku terharu bisa menerima kursi roda setelah kakinya cacat akibat kecelakaan lalu lintas. "Kami merasakan sekali manfaat dari Jasa Raharja," katanya.

Ketua Panitia Tour Ring Java X Country 2018 Peter Anugrah mengatakan touring tersebut digelar sejak 20 Juli hingga 30 Juli 2018 mendatang. Touring dilakukan selama 10 hari.

"Kami menempuh jarak selama 3500 km keliling Jawa, mulai dari Jakarta melewati jalur Pantai Utara hingga Banyuwangi, kembali melewati jalur Pantai Selatan ke Jogja sebelum ke Pangandaran, ujung kulon dan berakhir di Jakarta," katanya.

Dia menyebut touring tersebut diikuti oleh 50 orang dari latar belakang berbeda mulai pengusaha, pensiunan, media dan umum. Peserta touring menggunakan 16 mobil untuk melakukan eksplorasi heritage budaya, kuliner, wisata alam ke sejumlah daerah.

"Di sisi lain kami ikut melakukan sosialisasi keselamatan di jalan dan Jasa Raharja ke masyarakat. Kami mengingatkan, terutama anak-anak muda untuk berkendara secara aman," kata Peter.

Dijelaskan Peter, kegiatan Baksos hanya digelar di Jogja karena keterbatasan waktu. Ke depan, touring akan digelar setiap tahun denga lokasi berbeda. "Kami lihat antusiasme peserta dulu untuk touring ke pulau lain. Bisa keliling Sumatera atau pulau lainnya," kata Peter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online