Sebelum Terjun ke Kali Progo, Pria Misterius Itu sempat 2 Kali Berbelanja dengan Uang Palsu

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Sabtu, 28 Juli 2018 15:37 WIB
Sebelum Terjun ke Kali Progo, Pria Misterius Itu sempat 2 Kali Berbelanja dengan Uang Palsu

Tim Basarnas DIY memulai pencarian korban yang menceburkan diri ke Sungai Progo, Kamis (26/7/2018). /Ist-Dok Basarnas

Harianjogja.com, SLEMAN- Polsek Moyudan Sleman telah mengumpulkan informasi terkait dengan dugaan korban tenggelam adalah pengedar uang palsu.

Dua orang pemilik warung yang sebelumnya telah tertipu oleh korban telah dimintai keterangan.

"Dia [korban] sempat berbelanja di dua warung  menggunakan uang palsu pecahan Rp100.000.  Dia membeli rokok dan mi instan di dua warung itu," kata Kapolsek Moyudan, AKP Handiko, Sabtu (28/7/2018).

Di warung pertama pemilik warung tidak curiga dan tidak tahu jika uang yang dibelanjakan adalah palsu. Namun di warung kedua pemiliknya curiga dan sempat meminta agar menukar uang yang lain. Lantaran panik aksinya berbelanja dengan uang palsu ketahuan, ia kabur dan dikejar warga.

"Motornya ditinggal di pinggir sungai lalu ia menceburkan diri ke sungai. Korban belum ditemukan, motornya kami amankan, dan uang palsu yang dibelanjakan di warung yang pertama juga kami amankan," ujarnya.

Sementara itu salah satu pemilik warung yang menjadi korban, Sri Purwaningsih mengaku tidak curiga dan tidak tahu jika uang yang dibelanjakan korban merupakan uang palsu.

"Dia [korban] beli rokok dan mi instan totalnya Rp22.000, pakai uang Rp100.000 dan Rp2.000. Saya kembalikan Rp80.000," jelasnya.

Pria tanpa identitas yang diduga sebagai pengedar uang palsu (upal) itu lalu kabur dengan terjun ke Kali Progo. Nahas, ia tenggelam dan hilang. Ia ditemukan tewas mengambang di Sungai Joho, Argosari, Sedayu, Bantul, Sabtu (28/7/2018).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online