Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Bedah Buku Rancang Bangun Bisnis dan Pengelolaan BUMN Desa di Gedung Kaca Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Senin (30/7/2018). /Ist-BPAD DIY
Harianjogja.com, KULONPROGO-Undang-Undang No 6/2014 tentang Desa memberi amanat bagi desa-desa untuk memiliki badan usaha atau disebut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat desa.
Hal itu terungkap dalam Bedah Buku Rancang Bangun Bisnis dan Pengelolaan BUMN Desa yang diselenggarakan di Gedung Kaca Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Senin (30/7/2018).
Sg Yulianto Peneliti Institute for research and Empowerment (IRE) Yogyakarta mengatakan, BUMDes merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki oleh desa. Modal bisa berupa uang atau kekayaan desa yang dipisahkan (APBDesa).
“BUMDes ini berfungsi mengelola aset desa, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.
Untuk aset, lanjutnya, bisa berupa aset alam, keindahan alam atau segala sesuatu yang terkait dengan alam, aset fisik, sosial, manusia, keuangan dan lainnya. Aset-aset ini bisa dikelola dengan menggunakan konsep BUMDes sehingga nantinya bisa memberi keuntungan bagi desa.
BUMDes ini dibutuhkan karena masyarakat desa cenderung bertindak sendiri-sendiri dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya, seperti untuk membeli sarana produksi pertanian, air bersih, sampah, kesehatan, pendidikan, modal dan lainnya.
Padahal mereka bisa berkelompok dalam kegiatan ekonomi, seperti bertani, membuat kerajinan, perdagangan dan lainnya.
“Ini merupakan sebuah peluang besar untuk membentuk sebuah usaha bersama yang bercirikan desa dan dimiliki bersama masyarakat desa,” katanya.
Dengan kegiatan semacam ini akan mengurangi risiko dieksploitasi ketika berhadapan dengan pihak luar atau swasta. BUMDes ini harus bisa memberi manfaat sosial dan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Ciri Khas BUMDes ini adalah bisnis sosial dengan mengutamakan layanan warga, memberikan manfaat bagi penyelesaian masalah-masalah sosial dan memberikan manfaat bagi pelembagaan nilai demokrasi atau nilai lokal berdesa.
Selain itu BUMDes juga memiliki ciri bisnis ekonomi yang akan memberikan kesepatan kerja bagi warga, memberikan keuntungan ekonomi bagi pengelola dan lembaga (BUMDes, Pemerintah desa) dan aset-aset desa menjadi terkelola secara lebih baik dan menguntungkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.