Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Diduga terjadi korsleting listrik rumah milik warga Padukuhan Dengok 4, Desa Dengok, Kecamatan Playen, Crisnanto Untung Nugroho,35, ludes dilalap api pada Senin (6/8/2018) sore.
“Kami belum dapat memastikan penyebab kebakaran, namun dugaan sementara korsleting arus listrik. Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta,” kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Diyono, Senin.
Kejadian bermula sekitar pukul 15.30 WIB saat warga setempat Supartono,34, melihat kepulan asap, dan suara letupan dari dalam rumah korban.
“Melihat kejadian itu ia lantas meminta bantuan warga lain dan berusaha memadamkan api Api semakin membesar lantaran angin yang berhembus sangat kencang. Udara yang cukup kering menyebabkan api dengan mudah membesar,” kata Diyono.
Mendengar informasi tersebut pihak pemadam kebakaran lantas menurunkan empat orang anggota bersama dua mobil pemadam serta satu unit mobil GES. Api yang terlanjur membesar diakui Diyono sulit dipadamkan. “Butuh waktu 30 menit untuk memadamkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa