Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Pembukaan simposium internasional bertajuk,Cancer Biology: Opportunity in Research di gedung Auditorium FK-KMK UGM.
Harianjogja.com, SLEMAN- Beberapa tahun terakhir ini, angka penderita kanker di Indonesia makin meningkat. Umumnya penderita baru terdiagnosis pada stadium lanjut.
Faktor genetika dan perubahannya serta paparan lingkungan, maupun makanan yang tidak sehat menjadi deretan penyebab multifaktoral penyakit yang mematikan ini.
Penelitian dasar (basic research) kanker berperan penting dalam usaha pencegahan, diagnosis dan pengobatan kanker.
Penelitian dasar dilakukan untuk mengidentifikasi molekul maupun jalur yang berperan pada kejadian kanker, Pada akhirnya, diharapkan penelitian dasar dapat membantu mengatasi permasalahan tingginya jumlah penderita kanker di Indonesia.Penelitian dasar yang kuat tentu bisa menjadi cikal bakal manajemen pelayanan kesehatan yang baik.
Untuk menggiatkan peneltian dasar bagi para akademisi maupun praktisi, Departemen Histologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK UGM) menyelenggarakan simposium internasional bertajuk, Cancer Biology: Opportunity in Research pada 24-25 Agustus 2018 di gedung Auditorium FK-KMK UGM.
Simposium tersebut mengundang para ilmuwan dari Inggris, Belanda, Taiwan, Singapura, dan Malaysia, selain dari Indonesia sendiri yang mampu memaparkan topik mengenai penelitian dasar terkini.
Topik yang didiskusikan meliputi riset berkait penggunaan hewan percobaan untuk mempelajari kondisi yang mengarah pada pembentukan jaringan kanker, peran faktor-faktor genetika dan luar genetika, pengembangan metode diagnosis dan dan obat-obatan baru seperti imunoterapi dan penggunaan sel punca (stemcell).
"FK-KMK UGM memang dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki tradisi penelitian kuat untuk translational research; sedangkan untuk penelitian dasar masih perlu dikuatkan," kata Jajah Fachiroh, selaku Koordinator Tim Symposium Science melalui rilis, Sabtu (25/8/2018).
Biaya yang tinggi dalam penelitian dasar masih disebut-sebut sebagai kendala di lapangan.
"Harapannya, melalui forum simposium internasional ini, mampu membuka peluang besar untuk ide maupun kolaborasi penelitian baru," kata dia.
Simposium yang juga digelar untuk memperingati ulang tahun ke-70 Guru Besar sekaligus ilmuwan biologi molekuler kanker di Indonesia, Profesor dr. Sofia Mubarika ini dibuka oleh Prof Lawrence Young dari University of Warwick, Inggris. Lawrence Young merupakan ilmuwan terkemuka yang meneliti peran infeksi virus Epstein-Barr terhadap kejadian beberapa kanker. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.