Penyebab Pesawat yang Ditumpangi Vokalis Endang Soekamti Jatuh Diinvestigasi

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Rabu, 05 September 2018 19:50 WIB
Penyebab Pesawat yang Ditumpangi Vokalis Endang Soekamti Jatuh Diinvestigasi

Sebuah pesawat latih jenis Ultralight seri PK S160 jatuh di Dusun Gading 1, Desa Gading, Kecamatan Playen, Selasa (4/9/2018)./Harian Jogja- Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com SLEMAN- Penyebab pasti jatuhnya pesawat ringan Ultralight seri PK S160 milik Erik Kristianto, vokalis band Endank Soekamti belum diketahui. Otoritas setempat saat ini sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat di Desa Gading, Playen, Gunungkidul kemarin itu.

Menurut Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Ambar Rejiyati investigasi penyebab jatuhnya pesawat dilakukan oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). "Yang melakukan pemeriksaan dan investigasi dari FASI. Di dalamnya [angota FASI] memang ada anggota TNI AU tapi kapasitasnya sebagai FASI," katanya, Rabu (5/9/2018)

Lanjutnya lagi investigasi dan pemeriksaan akan dilakukan menyeluruh untuk mencari tahu penyebab kecelakaan. Namun ia tidak mengetahui secara pasti kapan pemeriksaan akan selesai.

Kecelakaan pesawat yang terjadi Selasa (4/9/2018) sore melibatkan anggota Jogja Flying Club yang berada di bawah naungan FASI. Pesawat itu diawaki oleh pilot sekaligus instruktur terbang, Faslan Havisha dengan kopilot Erik. Faslan hampir 10 tahun menjadi anggota JFC/FASI dan sudah mengantongi lisensi instruktur penerbang. Sedangkan Erix anggota baru JFC yang juga sebagai pemilik pesawat nahas itu.

Menurut ketua JFC Tjandra Agus Budiman investigasi penyebab jatuhnya pesawat dari ketinggian 5.000 kaki itu kini memang sedang dilakukan. Pemeriksaan berfokus ke mesin pesawat karena dugaan sementara pemicu pesawat jatuh karena mesin mati. "Problemnya adalah engine fail," katanya.

Sementara itu pascakejadian nahas tersebut proses evakuasi pesawat langsung dilakukan. Pesawat yang jatuh dan tersangkut di pohon langsung dibawa ke hanggar FASI Lanud Adisutjipto karena mengalami kerusakan.

Sedangkan kedua penumpangnya yakni Erik dan Faslan selamat dalam peristiwa itu. Keduanya tidak mengalami luka dan dalam kondisi baik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online