Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Tsunami yang menerjang Jepang pada 2011./Reuters
BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengatakan pantai selatan Bantul akan dilengkapi radar tsunami yang bisa mendeteknsi gelombang besar atau tsunami dengan jangkauan hingga 200 kilometer.
Pemasangan radar tsunami tersebut merupakan kerja sama antara Badan Cuaca Jepang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, serta Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Sudah survei lokasi, dalam dua bulan ini kemungkinan radar tsunami sudah terpasang," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, Minggu (16/9/2018).
Dwi mengatakan radar tsunami nantinya akan dipasang di sekitar Pantai Parangtritis, tepatnya di bagian barat Pos Search and Rescue (SAR) Parangtritis. Alat tersebut bisa mengirimkan sensor ke BMKG dan BPBD jika terjadi gempa dan gelombang pasang air laut. Informasi akan dikirimkan melalui early warning system (EWS) atau peringatan dini tsunami agar masyarakat segera menjauh dari area pantai jika dinyatakan positif tsunami.
"Kami juga tengah menyiapkan aplikasi yang masih dalam tahap penyempurnaan. Yang jelas aplikasi ini nanti bisa diakses semua masyarakat," kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.