SOSOK SUGIYONO : Selalu Berusaha agar Dana Desa Bisa Bermanfaat

Wisnu Wardhana
Wisnu Wardhana Kamis, 20 September 2018 05:50 WIB
SOSOK SUGIYONO : Selalu Berusaha agar Dana Desa Bisa Bermanfaat

Sugiyono./Ist

Harianjogja.com, BANTUL- Di media massa, tak sedikit berita soal perangkat desa yang terjerat kasus hukum lantaran kesalahan dalam mengelola dana desa. Memang, saat ini kucuran anggaran dari pemerintah ke desa-desa sangatlah besar, bahkan hingga miliaran rupiah.

Oleh karena itu, jika kucuran dana desa tersebut tidak dikelola dengan baik dan benar, maka dana itu pun tidak akan membawa manfaat bagi desa. Bahkan bisa-bisa pengelolanya, dalam hal ini adalah perangkat bisa jadi korbannya.

Hal inilah yang lantas jadi perhatian dari Sugiyono. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Kotagede, Jogja ini sudah selama 28 tahun makan asam garam di dunia manajemen keuangan. Sudah banyak desa sudah dia jelajahi, mulai dari Temon, Kulonprogo hingga Pleret di Bantul.

Setidaknya modal itu pulalah yang membuatnya optimistis saat memutuskan untuk maju menjadi calon Kepala Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Berbekal pengalamannya, dia berharap bisa memberikan sumbangsih bagi desa itu, terutama dalam hal pengelolaan keuangan.

“Terutama yang menyangkut dana desa,” kata dia kepada Harianjogja.com, Rabu (19/9/2018).

Ketua II Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Terong ini ingin membangun Desa Terong dari pinggiran. Selama ini daerah pinggiran Desa Terong masih kurang diperhatikan.

“Pembangunan infrastruktur harus terus digenjot agar akses masyarakat menjadi mudah. Karena itulah saya punya moto Terong semampai atau semangat membangun tanpa korupsi,” kata pria kelahiran 17 Agustus 1967 ini.

Pria yang juga mahir sebagai master of ceremony (MC) berbahasa Jawa ini juga ingin memajukan desa dengan mengangkat potensi wisatanya.

“Desa Terong punya banyak potensi wisata seperti Gunung Mungker, Hutan Pinus Pengger, Watu Loncat dan lainnya. Kalau tempat wisata ini bisa dikembangkan akan bisa memberi manfaat ekonomi bagi warga sehingga bisa memberikan kesejahteraan,” kata Ketua RT 02 Dusun Terong 1 tersebut.

Tak hanya itu, dia juga menilai Desa Terong juga memiliki potensi di bidang pertanian. Hal ini menurut dia harus jadi perhatian lantaran sebagian besar masyarakat masih hidup dengan mengandalkan hasil pertanian. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini diharapkan bisa lebih mudah karena saat ini di semua dusun sudah ada koperasinya.

“Saat ini BUMDes yang diharapkan bisa mensejahterakan masyarakat juga tengah dikembangkan,” kata dia.  Peraih berbagai penghargaan lomba macapat ini juga ingin selalu menjaga tradisi yang selama ini sudah ada di Desa Terong. Bahkan tradisi ini akan dikemas menjadi lebih menarik untuk bisa mendatangkan wisatawan. Dia ingin warga Desa Terong tetap guyub.

“Kalau masyarakatnya guyub, maka akan lebih mudah untuk melakukan sesuatu sehingga pada akhirnya akan membuat Desa Terong menjadi semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” kata pria yang menjadi Kepala BUKP Kotagede sejak 2013 lalu tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online