OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Logo UGM./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Pada tahun ini Economics Jazz akan diganti menjadi UGM Jazz Executive. Produser sekaligus promotor UGM Jazz, Tony Prasetiantono menjelaskan alasan di balik pergantian nama tersebut. Tony ingin penyelenggaraan konser jaz di UGM tidak hanya didominasi atau dimiliki Fakultas Ekonomi tetapi mendapat dukungan yang lebih besar dari civitas akcdemica UGM dan alumni.
“Dengan nama UGM Jazz saya kira akan memiliki daya tarik yang lebih besar,” kata Tony, Kamis (4/10/2018).
Nama UGM Jazz bukan hal baru. Pernah suatu ketika UGM akan berulang tahun ke-50, Tony diminta untuk menyelenggarakan konser jaz dalam rangka merayakan Dies Natalis UGM. Namun karena aturan venue Grha Sabha Pramana yang hanya boleh digunakan untuk kegiatan universitas, akhirnya Tony terpaksa mengubah nama.
“Saya mengubah nama Economics Jazz menjadi UGM Jazz pada waktu itu mungkin sekitar empat kali,” kata dia.
Rebranding logo juga dilakukan karena Tony menginginkan acara memiliki logo yang fresh, milenial, dan terlihat modern. Economics Jazz (sebelum berganti nama menjadi UGM Jazz) merupakan konser jaz bertaraf internasional yang digelar UGM. Penyelenggaraan UGM Jazz tahun ini merupakan yang ke-24 dan akan menghadirkan pianis legendaris pemenang dua Grammy Awards, Bob James.
UGM Jazz akan berlangung pada Sabtu (3/11/2018) di Grand Pacific Hall dengan harga tiket yang dibanderol mulai dari Rp200.000 (kelas silver) sampai Rp800.000 (kelas diamond). Dengan range harga tersebut, UGM tetap konsisten dalam memberikan suguhan pertunjukan konser kelas dunia dengan harga tiket kelas angkringan.
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono mengatakan pihaknya bangga bisa melanjutkan tradisi UGM untuk menyajikan tontonan jaz kelas dunia dengan tetap berkomitmen harga tiket terjangkau. Hal ini sesuai dengan visi UGM yang ingin menjulang tinggi tanpa kehilangan akarnya. Kurang lebih akan tersedia sebanyak 2.500 kursi bagi para penikmat musik jaz ini.
UGM Jazz 2018 tidak hanya menampilkan Bob James Trio yang terdiri dari Bob James (grand piano), Ron Otis (drum), Michael Palazzolo (bass), namun juga akan melibatkan diva pop Indonesia, Ruth Sahanaya, pianis senior pop-jazz, Chandra Darusman dan vokalis muda Kunto Aji.
UGM telah mempunyai tradisi panjang dalam menyelenggarakan berbagai konser jaz kelas dunia dengan menghadirkan sejumlah musisi, penyanyi dan grup papan atas dunia seperti Patti Austin dan David Benoit (2017), Peabo Bryson (2016), Dave Koz (2015), Lee Ritenour dan Phil Perry (2014), Casiopea (2013, 2015), David Benoit (2012), dan Michael Paulo (2011).
Tony mengaku bangga akhirnya bisa mendatangkan Bob James setelah melalui proses negosiasi yang sangat panjang. Awalnya, Tony ingin mengundang grup Fourplay, namun grup ini sedang vakum atas wafatnya gitaris Chuck Leob. Sementara yang tengah aktif melakukan tur adalah grup Bob James Trio sehingga grup ini yang diundang untuk datang ke Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.