Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Susi Pudjiastuti datang ke Batik Allussan disambut warga Jodag, Sumberadi, Sleman (Sabtu, 21/4/2018). /Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, SLEMAN—Indonesia dinilai memiliki potensi yang besar di bidang perikanan. Hal tersebut didukung dengan wilayah Indonesia tiga perempatnya berupa lautan dan memiliki garis terpanjang kedua di dunia.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo), Risyanto Suanda. “Potensi perikanan Indonesia cukup besar mencapai 65 juta ton per tahun,” ujarnya di Grha Sabha Pramana UGM, Selasa (23/10/2018).
Namun saat ini produksi perikanan yang dihasilkan baru sebesar 33,4 juta ton yang terdiri dari 24 juta ton hasil budi daya dan 9,4 juta ton hasil tangkapan.
Risyanto mengatakan potensi perikanan tersebut dapat menjadikan Indonesia bangsa yang kaya jika mampu dimanfaatkan dan menjualnya dengan harga pantas.
Menurut dia, sektor perikanan belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kontribusi sektor perikanan terhadap PDB baru sebanyak 3%, sementara pada 2019 mendatang sektor ini ditargetkan bisa naik di angka 12%. Salah satu penyebabnya dikarenakan peranan terhadap ekspor relatif masih kecil dibandingkan dengan produksi, penjualan dan ekspor nasional.
“Seluruh stakeholder perikanan harus bersinergi untuk mengoptimalkan potensi, menangkap peluang, dan menumbuhkan pasar bisnis perikanan di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Direktur Perdagangan Dalam Negeri PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, Anton Mart Irianto mengungkapkan ada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di era global ini.
“Produsen lokal menghadapi persaingan yang cukup besar di era global sehingga wajib bertransformasi untuk bisa bertahan dan memanfaatkan pasar yang lebih jelas,” katanya.
Di sisi lain terdapat peluang peningkatan kapasitas UKM. Menurutnya, UKM penting karena menjadi sektor pasar yang mampu bertahan dalam krisis. Selain itu, UKM merupakan bentuk dari ekonomi kerakyatan.
Meski begitu, UKM di Indonesia kurang memiliki keunggulan kompetitif karena minim inovasi produk, kepemilikan teknologi, serta kepemilikan Ilmu pengetahuan teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata
PT KAI Properti membuka lowongan Petugas Penjaga Perlintasan untuk lulusan SMA/SMK. Pendaftaran dibuka hingga 18 Mei 2026.
Maserati dikabarkan menggandeng Huawei dan JAC Motors untuk mengembangkan mobil listrik di tengah krisis penjualan global.