Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustrasi penertiban atribut kampanye yang melanggar./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul mengindikasi ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) Partai politik (Parpol) peserta Pemiu 2019 melanggar aturan.
Komisioner bidang penanganan pelanggaran, Bawaslu Gunungkidul, Sudarmanto mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Satpol PP, serta Polres Gunungkidul pada Jumat (9/11/2018).
Dikatakannya APK yang melanggar tersebut mulai diinventarisir. "Sementara jumlahnya sekitar 1.400 yang melanggar, meliputi baliho, bendera, spanduk dan APK lainnya," kata Sudarmanto, Selasa (13/11/2018).
Meski begitu untuk menindak atau menurunkan APK tersebut, ada prosedur yang harus dilakukan. Bawaslu tidak bisa serta merta melepas APK yang melanggar.
Saat ini sendiri pihaknya masih terus berkoordinasi dan nantinya akan memberi rekomendasi kepada KPU. Setelah itu KPU memberi surat peringatan kepada Parpol bersangkutan, untuk bisa menurunkan APK yang melanggar. Dalam waktu tertentu jika tidak dilakukan sendiri oleh partai, baru akan ditertibkan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengungkapkan Parpol sudah dikirimkan surat pemberitahuan untuk melakukan penertiban mandiri pada Sabtu (10/11/2018), dan kembali diingatkan pada Senin (12/11/2018).
"Kami sudah layangkan surat pemberitahuan untuk menertibkan mandiri dan maksimal diberibatas sebelum Rabu (14/11/2018). Karena akan kami tertibkan pada Rabu dan Kamis (15/11/2018)," ujar Hani.
Sementara itu Kasat Pol PP, Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugroho membenarkan telah berkoordinasi dengan Bawaslu, masalah APK yang melanggar. Meski begitu pihaknya belum mengetahui kapan akan dilakukan penindakan APK yang melanggar.
"Kami masih menunggu koordinasi dengan KPU Gunungkidul untuk pelepasan APK. Namun pada dasarnya kami siap," kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Sebanyak 86.118 peserta KIP Kuliah lolos SNBT 2026, namun hanya 39.662 dinyatakan eligible menerima bantuan biaya pendidikan dan hidup.
China mewajibkan talenta AI mendapat izin pemerintah sebelum bepergian ke luar negeri demi mencegah kebocoran teknologi strategis.
Timnas Qatar akan melawan Republik Irlandia dalam uji coba Piala Dunia 2026. Julen Lopetegui rampingkan skuad jelang turnamen di Amerika Utara.
Xpeng GX 2026 mencatat hampir 25.000 pesanan dalam 12 jam di Tiongkok berkat harga agresif dan fitur SUV listrik canggih.
Lewis Hamilton menyebut sang ibu sebagai jimat keberuntungan usai meraih podium kedua bersama Ferrari di GP Kanada 2026.