Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Polisi berjaga di Jalan Kaliurang Km.9 saat digelar rekonstruksi penangkapan terduga teroris, Kamis (22/22/2018)/harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Satgas Antiteror Polda DIY menggelar rekonstruksi penangkapan tersangka teroris di Jalan Kaliurang (Jakal) Km. 9,5, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kamis (22/11/2018). Reka ulang untuk melengkapi petunjuk pemeriksaan digelar secara tertutup dan menerjunkan sejumlah personel bersenjata lengkap.
Selama reka ulang berlangsung, petugas menutup Jakal. Sekitar 100 personel bersenjata lengkap turun ke jalan mengamankan rekonstruksi tersebut. Rekonstruksi digelar selama kurang lebih 1,5 jam, mulai pukul 10.00 WIB sampai 11.30 WIB. Rekonstruksi tersebut digelar secara tertutup.
Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol. Hadi Utomo, mengatakan dua tersangka masing-masing berinisial GN dan BS dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut. "Rekonstruksi ini dilakukan guna melengkapi petunjuk pemeriksaan tambahan yang diminta oleh jaksa penuntut umum [JPU]," ujarnya, Kamis.
Ada 30 adegan yang digelar dalam reka ulang, termasuk saat tersangka teroris menggunakan sepeda motor menyerang polisi kemudian membajak sebuah truk. Penangkapan tersangka teroris di Jalan Kaliurang Km. 9,5 terjadi Sabtu (14/7/2018).
"Rekonstruksi ini tidak untuk menemukan barang bukti baru, tetapi mensinergikan kejadian dalam satu peristiwa. Beberapa bulan yang lalu dilakukan penangkapan, kemudian dilanjutkan dengan pemberkasan, dan ada adegan yang perlu diperjelas dalam pemberkasan," kata Hadi.
Dalam rekonstruksi yang digelar polisi tidak melibatkan saksi ataupun warga sekitar. Pasca penangkapan, tersangka langsung ditahan di Lapas Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat dan menunggu digelarnya persidangan.
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, menambahkan Polda DIY hanya bertugas mendukung reka ulang yang digelar di Jalan Kaliurang Km.9,5. "Kami mem-backup karena penyidikan dilakukan Densus 88 Antiteror.
Ia mengatakan saat penangkapan tiga orang terduga teroris ditembak polisi. "Tiga tertembak, dua orang meninggal dunia. Yang ikut rekonstruksi hari ini [Kamis] salah seorang terduga yang tertembak tetapi tidak meninggal, dan satu orang yang sempat lari," ujar Yuliyanto.
Kapolres Sleman AKBP Firman Lukmanul Hakim mengatakan jajarannya bertugas mendukung reka ulang yang digelar. "Karena ini masuk ke wilayah Sleman, maka kami ikut mem-backup," katanya, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agustus 2026 diramaikan peluncuran smartphone baru dari Google, Poco, Honor, Vivo, iQoo, dan Oppo dengan spesifikasi unggulan.
Jorge Lorenzo akui teknik menikung Marc Marquez di tikungan kiri mustahil ditiru. Gaya pengereman dan sliding jadi rahasia kehebatan The Baby Alien.
Malas bersih-bersih? Terapkan 7 trik rumah tetap rapi ini. Cukup 10 menit sehari, rumah bersih tanpa menguras tenaga. Cocok untuk Anda yang sibuk!
PSS Sleman menyiapkan kedalaman skuad dan rotasi pemain untuk menghadapi Super League dan League Cup musim 2026/2027.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.