Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi tenis meja/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DIY bakal menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Meja 2018 di Gor Amongrogo, Kota Jogja, 26-27 Desember 2018. Kejurda ini menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit muda berbakat yang kemudian dibina guna mengikuti ajang kejuaraan nasional.
"Selain mendapatkan hadiah dan trofi, atlet pemenang akan diinventarisasi berdasar kelas dan umur untuk kemudian dibina. Yang terbaik dan layak mewakili DIY akan dikirimkan dalam kejurnas," kata Ketua Panitia Kejurda Tenis Meja PTMSI DIY 2018, Sofyan Daryana, saat jumpa pers di ruang Samsat Kulonprogo, Wates, Sabtu (15/12/2018).
Dalam upaya pencarian atlet muda berbakat PTMSI DIY menjalin kerja sama dengan dinas pendidikan di masing-masing kabupaten/kota melalui Popda dan O2SN. "Jadi kami tidak sendiri, ada juga Disdikpora yang menyeleksi pelajar berprestasi di bidang tenis meja," ujarnya.
Sofyan mengatakan kejurda bakal mempertandingkan lima kategori nomor berdasarkan usia, yakni kelompok pemula berusia 12, kadet usia 15, junior usia 18, umum dan veteran untuk peserta berusia 45 ke atas. "Pendaftaran sampai 22 Desember dan tidak dipungut biaya," ucapnya.
Ketua Umum Pengda PTMSI DIY, Bagiya Rakhmadi, mengatakan nomor veteran merupakan kategori baru yang diikutsertakan dalam kejurda tahun ini. Alasan memasukkan kategori itu untuk mengakomodasi pegiat tenis meja senior agar memiliki lawan yang berimbang.
"Kalau tahun lalu yang veterang masuk kategori umum, itu malah dikeluhkan karena mereka yang usianya sudah di atas 45 harus bertanding dengan atlet berusia di bawah itu, sehingga tak imbang karena dari segi fisik sudah kalah," ucapnya.
Bagiya berharap dengan adanya kejurda ini bisa meningkatkan prestasi tenis meja DIY. Selain melalui kejurda, upaya lain untuk meningkatkan prestasi dengan mendorong para pelatih dan wasit tenis meja di DIY agar bersertifikat International Table Tennis Federation (ITTF). "Pada 17 sampai 21 Desember 2018 kami menugaskan mereka untuk mengikuti coaching course yang diselenggarakan PP PTMSI Pusat agar mendapat sertifikat ITTF," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.