Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo mengupayakan penyediaan fasilitas kepada difabel saat gelaran Pemilu 2019 pada 17 April. Total ada 2.281 pemilih yang tercatat di daftar pemilih sebagai pemilih difabel di Kulonprogo.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kulonprogo Hidayatut Thoyyibah mengungkapkan lembaganya sudah mengoordinasikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar memberikan akses yang baik kepada pemilih difabel.
Nantinya ada denah tempat pemungutan suara (TPS) yang bisa mendukung jangkauan bagi para pemilih difabel. “Setiap titik di TPS didorong agar bisa memberikan pelayanan bagi para difabel,” ungkapnya, Selasa (12/2/2019).
Soal fasilitas di tingkat TPS, KPU memastikan adanya fasilitas terutama bagi penyandang difabel tuna daksa agar disediakan pintu dengan seluas satu meter serta ruang bergerak bagi difabel dengan luas minimal 1,5 meter.
Untuk lainnya, sedang disiapkan penyediaan informasi surat suara dalam bentuk audio untuk mengenalkan peserta pemilu kepada difabel. Berdasarkan data dari KPU Kulonprogo, pada gelaran Pemilu 2019 total penyandang disabilitas yang sudah tercatat dalam daftar pemilih ada 2.281 pemilih.
Ketua KPU Kulonprogo Ibah Muthiah menuturkan sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi memilih dari difabel, KPU merekrut relawan demokrasi dari 11 basis komunitas, salah satunya dari kemunitas difabel. Ada juga pendidikan pemilih (Diklih) kepada difabel di 2018 untuk meningkatkan partisipasi pemilih dari difabel.
Pengurus Persatuan Penyandang Cacat Kulonprogo (PPCKP) Nugroho sebelumnya menuturkan apabila berkaca pada gelaran pemilu sebelum-sebelumnya, akses TPS bisa dijangkau oleh difabel. “Lokasinya sudah diupayakan untuk terjangkau tetapi terkadang keluarga tidak membawa difabel itu ke lokasi TPS. Karena itu, yang diharapkan ada juga pendidikan pemilih kepada difabel dan keluarga difabel,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Telat haid tidak selalu karena hamil. Simak penyebab dan cara alami membantu melancarkan siklus menstruasi.