BTS Konser di Jakarta Desember 2026, Harga Tiket dan Jadwal Resminya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Titiek Soeharto secara simbolis membuka bazar sembako murah di Dusun Pelem, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Minggu (24/2/2019). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com,BANTUL-- Masyarakat diminta untuk tidak menelantarkan lahan sedikitpun yang dimiliki. Keberadaan pekarangan rumah misalnya, bisa digunakan untuk menambah income rumah tangga.
Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menganjurkan agar warga terutama ibu-ibu rumah tangga memanfaatkan lahan pekarangan untuk kegiatan produktif. Selain ditanami sayuran, warga juga bisa menanami pekarangan dengan berbagai jenis tanaman obat-obatan.
"Lahan tidak boleh dianggurin. Harus dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi," katanya saat menghadiri acara silaturahmi dan temu kangen bersama warga di Dusun Pelem, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Minggu (24/2/2019).
Bila tidak memiliki lahan, katanya, warga bisa menggunakan media pot untuk menanam tanaman sayur-sayuran konsumsi maupun toga. Terpenting, katanya, tidak boleh ada lahan yang tidak dimanfaatkan lahan pekarangan di setiap rumah, maupun lingkungan masing-masing. Salah satunya melalui program kegiatan PKK. Dia bercerita Presiden Soeharto dulu mengharuskan anggota PKK untuk menanam sayur dan apotik hidup di pekarangan.
"Ini penting setidaknya untuk memberikan penghasilan tambahan bagi rumah tangga. Ini sebenarnya bagian dari program yang dijalankan sejak dulu, termasuk untuk mendorong gerakan penghijauan," kata Caleg DPR RI dari Partai Berkarya itu.
Titiek selain bertatap muka dengan warga Pelem juga menghadiri acara Doa Bersama 242 dari Dlingo untuk Indonesia Adil dan Makmur, di Gunung Mungker, Dlingo, Bantul. Titiek hadir di tengah ratusan massa bersama sejumlah relawan The Power of Emak-emak, laskar gerakan nasional Prabowo for Presiden dari berbagai wilayah.
Ia mengajak para relawan untuk memenangkan pilpres dan pileg pada 17 April mendatang. Dia juga meminta agar masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golput. "Jangan sampai keliru memilih. Harus pilih yang amanah jujur dan ksatria. Sosok pemimpin bangsa yang cinta Tanah Air, kuat dan mampu membawa Indonesia adil, makmur, sejahtera serta berdiri di atas kaki sendiri," katanya.
Koniah, dari relawan The Power of Emak-emak Dlingo, mengaku menginginkan perubahan dan kemakmuran bangsa. "Kami sudah capek dengan harga kebutuhan pokok, BBM, tarif dasar listrik yang terus naik. Upah kerja tak pernah ada peningkatan. Sudah saatnya Emak-emak berpikir cerdas. Saatnya emak-emak bangkit," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.