Aksi Nyata BRI di Jogja, 500 Paket Sembako Dibagikan ke Jemaat Gereja
BRI Regional Yogyakarta menyalurkan 500 paket sembako ke 10 gereja di Jogja melalui program TJSL sebagai wujud kepedulian sosial dan berbagi manfaat.
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 258 dilaporkan tergelincir di Bandar Udara Adisutjipto. /Ist via Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA – Kecelakaan pesawat terjadi di Bandar Udara Adisutjipto, DIY. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 258 dilaporkan tergelincir.
Berdasarkan data yang diperoleh dari pengamat penerbangan, Alvin Lie, peristiwa tersebut terjadi Pukul 21.22 WIB, Jumat 15 Maret 2019. Lokasi kejadian di Runway 09 bandara dengan klasifikasi ‘serious incident’.
Pesawat jenis Boeing 738 yang dipiloti Noor Dirgantara itu terbang dari Jakarta ke Jogja. Pesawat sudah berhasil ditarik Pukul 21.40 WIB.
Akibat kejadian ini, satu penerbangan Sriwijaya Air SJY 233 dibatalkan, dan dua pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA234 dan GIA256 di-holding.
Saat ini belum diketahui penyebab serta kerusakan pesawat akibat kejadian ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
BRI Regional Yogyakarta menyalurkan 500 paket sembako ke 10 gereja di Jogja melalui program TJSL sebagai wujud kepedulian sosial dan berbagi manfaat.
Rambut rontok berlebihan bisa dipicu berbagai faktor. Simak 14 cara mengatasi rambut rontok mulai dari pola makan, perawatan rambut.
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.
468 bayi Peru diberi nama Haaland usai penampilan gemilang di Piala Dunia 2026. Tapi masih kalah populer dari Messi (3.400) dan Neymar (34.000).
Deepfake AI di Jepang rugikan kreator Rp495 miliar dari 43.000 konten ilegal dalam 2 bulan. Pemerintah bentuk panel ahli, industri masih minim panduan.
Kemendikdasmen terbitkan SE pembatasan gawai di sekolah. Menteri Abdul Mu'ti: bukan larangan, tapi perlindungan dari adiksi & konten negatif.