Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Sebagai salah satu upaya melihat minat mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pemilu, Bawaslu DIY mengadakan riset Uji Petik daftar Pemilih Pindah yang melibatkan 283 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di DIY pada Kamis (28/2/2019). Dari riset ini, Bawaslu mendapati 6,52% mahasiswa yang belum mengurus A5 memang berniat untuk tidak memilih.
Hal ini diungkapkan ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono, kepada wartawan, Rabu (10/4/2019). Riset ini dilakukan di beberapa perguruan tinggi yang meliputi Universitas Atma Jaya, UNY, UGM, Universitas Kristen Immanuel, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Ahmad Dahlan, ISI dan Fakultas Ekonomi UII.
Dari riset ini, didapati 30,04% mahasiswa belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan 60,96% sudah terdaftar. Dari yang telah terdaftar DPT, 53,71% akan memilih di DIY, dan 46,29% akan memilih di daerah asal.
Dari responden yang akan memilih di DIY, masih ada 88,82% belum mengurus A5, dan baru 11,18% yang sudah mengurus. Nah dari responden yang belum mengurus A5 ini, 60,87% baru akan mengurus sebelum 17 Maret, 32,61% tidak tahu ada A5 dan 6,52% memutuskan untuk tidak memilih.
Dari riset ini, Bawaslu memberi imbauan kepada KPU agar lebih gencar mensosialisasikan bagaimana prosedur pemilih pindah. Banyak mahasiswa yang belum mengurus A5, padahal ini tidak tercover dalam putusan MK terkait kondisi khusus pengurusan pemilih pindah hingga H-7. “Ya mau enggak mau mereka harus balik kampung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.