6,52% Mahasiswa Jogja Belum Urus A5 Memilih Golput

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Sabtu, 13 April 2019 17:57 WIB
6,52% Mahasiswa Jogja Belum Urus A5 Memilih Golput

Ilustrasi Pemilu/JIBI

Harianjogja.com, JOGJA--Sebagai salah satu upaya melihat minat mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pemilu, Bawaslu DIY mengadakan riset Uji Petik daftar Pemilih Pindah yang melibatkan 283 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di DIY pada Kamis (28/2/2019). Dari riset ini, Bawaslu mendapati 6,52% mahasiswa yang belum mengurus A5 memang berniat untuk tidak memilih.

Hal ini diungkapkan ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono, kepada wartawan, Rabu (10/4/2019). Riset ini dilakukan di beberapa perguruan tinggi yang meliputi Universitas Atma Jaya, UNY, UGM, Universitas Kristen Immanuel, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Ahmad Dahlan, ISI dan Fakultas Ekonomi UII.

Dari riset ini, didapati 30,04% mahasiswa belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan 60,96% sudah terdaftar. Dari yang telah terdaftar DPT, 53,71% akan memilih di DIY, dan 46,29% akan memilih di daerah asal.

Dari responden yang akan memilih di DIY, masih ada 88,82% belum mengurus A5, dan baru 11,18% yang sudah mengurus. Nah dari responden yang belum mengurus A5 ini, 60,87% baru akan mengurus sebelum 17 Maret, 32,61% tidak tahu ada A5 dan 6,52% memutuskan untuk tidak memilih.

Dari riset ini, Bawaslu memberi imbauan kepada KPU agar lebih gencar mensosialisasikan bagaimana prosedur pemilih pindah. Banyak mahasiswa yang belum mengurus A5, padahal ini tidak tercover dalam putusan MK terkait kondisi khusus pengurusan pemilih pindah hingga H-7. “Ya mau enggak mau mereka harus balik kampung,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online