Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Ilustrasi Satpol PP./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Satuan Polisi Pamong Praja menggelar razia pengawai lingkup Pemkab Gunungkidul yang keluyuran saat jam kerja di wilayah Kecamatan Playen, Senin (15/4/2019). Hasilnya lima orang pegawai dan empat pelajar terjaring dalam operasi kedisiplinan.
Kepala Bidang Penegak Perda, Satpol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan, razia digelar untuk memastikan tingkat kedisiplinan para pegawai di lingkup pemkab. Namun demikian, di dalam operasi ini, petugas masih menemukan pegawai yang di luar kantor saat jam kerja.
“Kami temukan lima pegawai yang berada di luar kantor pada saat jam kerja. Satu pegawai dijaring pada saat berada di Pasar Playen dan empat lainnya berada di toko perbelanjaan modern,” kata Sugito kepada wartawan, Senin.
Selain menangkap lima pegawai, Satpol PP juga mengamankan empat pelajar yang ketahuan bolos sekolah. “Kami sempat tanyai, alasan mereka bolos sekolah,” ungkapnya.
Sugito menambahkan, pegawai dan pelajar yang terjaring razia kedisiplinan ini belum diberikan sanksi. Pasanya, di awal-awal ini, petugas hanya mendata dan memberikan pembinaan. Namun demikian, sambung dia, apabila nantinya pada saat razia kembali terjaring maka petugas tidak akan segan-segan memberikan sanksi yang tegas. “Sudah kita data dan untuk pelajar sudah diberikan pembinaan dari pihak Disdikpora Gunungkidul,” katanya lagi.
Senada diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugraha. Menurut razai digelar untuk meningkatkan kinerja dan tingkat kedisiplinan. “Operasi kedisiplinan akan terus kami laksanakan. Untuk tempat masih kami rahasiakan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan efektif,” katanya.
Dwi Warna pun berharap kepada pegawai yang tertangkap untuk tidak mengulanginya lagi. Sebab, kata dia, para pegawai harus menjadi teladan bagi masyarakat, bahwa PNS Gunungkidul memiliki tingkat kedisiplinan yang baik dan tertib menjalankan tugas. “Ya kalau bolos akan memberikan contoh yang buruk kepada masyarkat. Jadi, para pegawai harus menunjukan kinerja dan tingkat kedisiplinan yang baik di masyarakat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.