Harga BBM 23 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma\'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL– Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 yaitu Prabowo-Sandiaga mendapatkan suara terbanyak di TPS yang salah satunya terdaftar nama Ketua Umum (Ketum)PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Lebih tepatnya di TPS 13, Tamantirto, Kasihan, Bantul.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 13, Hermanto menyampaikan bahwa pasangan nomor urut 2 mendapatkan suara sebanyak 144, sedangkang pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma\'ruf Amin mendapatkan suara sebanyak 108.
“Hasilnya yang unggul untuk pilpres adalah pasangan nomor urut dua dengan total suara 144 sedangkan untuk pasangan nomor urut 1, Jokowi-Amin mendapatkan suara sebanyak 108,” katanya, Rabu (17/4/2019).
Hermanto menambahkan di penghitungan suara capres dan cawapres, pihaknya menemukam dua surat suara yang gugur. “Untuk surat suara di Pilpres ada dua surat suara yang gugur, jadi tidak sah dan tidak masuk hitungan,’ katanya.
Selain itu sampai saat ini pihak Hermanto sedang melakukan penghitungan surat suara untuk calon DPD DAN DPRD RI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
PLN Indonesia Power siap mendukung program PLTS 100 GWp melalui pengembangan energi surya yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan.
Sebanyak 18.504 polisi dikerahkan mengawal demo Jakarta hari ini. Pengamanan difokuskan di DPR/MPR dan sejumlah titik strategis.
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Kamis pagi. Kolom abu mencapai 2.500 meter dan warga diminta waspada banjir lahar.
Harapan masyarakat Desa Mawu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memiliki sarana penghubung yang layak kini mulai terealisasi.