Gula Semut Kulonprogo Berharap pada Bandara Baru

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Sabtu, 27 April 2019 14:07 WIB
Gula Semut Kulonprogo Berharap pada Bandara Baru

Pegawai di rumah produksi gula semut Dusun Penggung, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap membuat gula semut, Jumat (26/4/2019).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, KULONPROGO—Produk gula semut di Kokap menjadi salah satu andalan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kulonprogo. Produsen rumahan gula semut berharap Yogyakarta International Airport (YIA) diharap bisa memperluas jangkauan pasar dari gula semut.

Salah satu produsen gula semut di Dusun Penggung, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Dinar Astuti Ratna Dewi, mengungkapkan di tingkat produsen gula semut, beragam pengembangan sudah dilakukan.

Dia mengaku sampai 10 varian gula semut sudah coba dikembangkan. “Terus berinovasi, ada varian jahe, kencur sampai cokelat,” paparnya kepada Harian Jogja, Jumat (26/4/2019).

Pengemasannya pun tidak lagi itu-itu saja bahkan kini mulai mengembangkan sirup dari gula semut.

Produksi gula semut di Kokap sudah mulai ada sekitar 1997. Lalu di 2007-an, mulai dikembangkan gula semut dengan beragam inovasi. Dalam satu bulannya, ia bisa sampai memproduksi enam ton gula semut.

Menurut Dinar, gula semut di Kokap juga memberdayakan petani kelapa lokal. Dari nira kelapa lokal, ada sekitar 1.000 petani di Kokap. Meski demikian, permintaan baru sebatas Pulau Jawa saja. Kini media sosial pun digunakan untuk memasarkan gula semut.

Dia menuturkan setiap produk mempunyai pangsa pasar tersendiri. Misalnya untuk sirup, pasarnya biasanya restoran-restoran. Dinar berharap dengan adanya YIA bisa lebih memperluas pasar gula semut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kulonprogo Sri Harmintarti mengatakan meskipun tidak semua UMKM bisa masuk memasarkan produk di bandara langsung, namun peluang memperluas pasar dengan adanya bandara tetap terbuka.

Semakin berkembangnya pariwisata lokal diperkirakan juga akan membangun UMKM yang ada. “Meski tidak semuanya bisa masuk tetapi yang jelas peningkatan kualitas produk UMKM tetap dilakukan karena akan ada efeknya juga dari bandara,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online