Indomaret Cabang Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Cek Mata Gratis
PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Yogyakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial berupa donor darah
Ilustrasi Donor darah/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Selama Ramadan, pendonor di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja turun 70%-80%. Biasanya setiap hari pendonor darah langsung ke PMI Kota Jogja ada 80 orang, selama Ramadan turun hingga di bawah 30 orang pendonor yang datang.
Noor Edi, pagawai Bagian Pengerahan dan Pelestarian Donor Darah Suka Rela Kota Jogja beberapa waktu lalu mengatakan biasanya saat Ramadan pendonor memang sepi. “Untuk itu, kami biasanya menyiapkan stok darah dengan mengadakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan pihak ketiga menjelang puasa,” kata dia.
Menurut Noor Edi, setiap bulan PMI Kota Jogja membutuhkan 3.000 sampai 4.000 kantong darah. Kebutuhan ini biasanya dipenuhi dengan menyelenggarakan kegiatan donor darah atau pendonor rutin yang datang ke PMI Kota Jogja.
Syarat untuk pendonor minimal usianya 17 tahun dan berat badan 50 kg. Nantinya calon pendonor akan dicek dulu apakah bisa menjadi pendonor atau tidak. “Biasanya dari jumlah yang datang 30 persennya tidak keambil karena syaratnya tidak terpenuhi,” kata Noor Edi.
Melihat kebutuhan darah yang besar, maka dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 11 Harian Jogja akan menyelenggarakan kegiatan donor darah. Koordinator kegiatan donor darah, Rima Martina mengatakan, Harian Jogja memang sudah secara rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah menjelang HUT Harian Jogja. Untuk tahun ini, kegiatan donor darah akan diselenggarakan pada Sabtu (4/5/2019) mulai pukul 12.30 WIB. Kegiatan ini disponsori Bakpiaku, Whiz Hotel, Pocari Sweat, Indomaret, Star Jogja, Rumah Sakit Siloam, Jogja City Mall dan Horison Ultima Riss Hotel.
“Tahun ini kegiatan diselenggarakan sebelum bulan Ramadan. Karena biasanya pada saat bulan puasa sepi pendonor maka kami menargetkan bisa mendapatkan 150 kantong darah agar stok darah di PMI ketika puasa mencukupi,” ujar Rima
Untuk itu, dia mengajak masyarakat, komunitas dan juga pendonor-pendonor lain untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini. Acara ini sengaja diselenggarakan pada siang hari agar keterlibatan masyarakat bisa semakin luas.
Wakil Koordinator Acara Donor Darah Darel Achmad Eka Putra manambahkan untuk memeriahkan acara ini makan akan ada musik akustik. “Nantinya pendonor yang bisa diambil darahnya juga mendapat kesempatan untuk mendapatkan doorprize dari panitia,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Yogyakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial berupa donor darah
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.