Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja mengundang aparatur sipil negara (ASN) dari luar daerah yang pulang kampung ke Jogja dan sekitarnya untuk ikut upacara Hari Lahir Pancasila di Balai Kota Jogja.
Kepala Bagian Humas dan Informasi Kota Jogja, Ig. Tri Hastono mengungkapkan hal tersebut sesuai instruksi Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti yang dikeluarkan pada Kamis (30/5/2019).
"Pemkot Jogja mengundang dan menyediakan tempat bagi ASN yang sudah mudik ke Jogja dan sekitarnya untuk ikut upacara bersama Pemkot Jogja di Balai Kota Jogja, Sabtu 1 Juni 2019 pukul 07.30 WIB," katanya, kepada Harianjogja.com, Jumat (31/5/2019).
Undangan tersebut, katanya, bertujuan memfasilitasi para ASN yang sudah mudik ke Jogja dan sekitarnya agar mereka tetap bisa memperingati hari lahir Pancasila. Bahkan, menurutnya, undangan ini tidak hanya untuk ASN maupun PNS saja, tetapi juga masyarakat umum.
Masyarakat umum boleh ikut upacara jika ingin ikut berpartisipasi. Pemkot Jogja pun akan memberikan sebanyak yang dibutuhkan. Jika jumlah peserta tambahan ini memungkinkan masuk ke barisan, maka mereka akan dimasukkan ke barisan bersama peserta lain.
Namun, jika peserta tambahan ini jumlahnya banyak, maka nanti akan dibuatkan satu barisan khusus. "Kami akan menyesuaikan, nanti kami lihat jumlahnya berapa. Tapi berapapun kami siap menyediakan tempat," jelasnya.
Peserta upacara, katanya, akan mengenakan pakaian seragam Korpri. Namun, pihaknya juga akan memaklumi jika nantinya peserta tambahan dari pemudik tidak membawa seragam tersebut. Mereka diminta memakai pakaian terang dan bawahan gelap.
Hingga Jumat sore, menurutnya sudah ada dua PNS yang mengkonfirmasi akan ikut upacara di Pemkot Jogja. Mereka adalah PNS Kementerian Lingkungan Hidup.
Pada peserta tambahan ini, Pemkot Jogja menurutnya tidak akan memberikan fasilitas khusus. "Mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila adalah kesadaran dari tiap-tiap individu. Tidak perlu ada embel-embel tambahan untuk menarik minat mereka untuk ikut," jelas Tri.
Lebih lanjut, ia juga mengaku akan memaklumi ASN di lingkungan Pemkot Jogja yang akan mengikuti upacara di luar Balai Kota karena sudah mudik. "Untuk mudik, mereka tentu sudah mempersiapkan sejak jauh hari seperti pesan tiket. Adapun untuk upacara, mereka tetap bisa ikut dengan kemudahan untuk bisa mengikuti di tempat lain," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.