SBY Nyanyi di Distoria 2026, Festival Musik Pelajar Magelang Meriah
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja mengundang aparatur sipil negara (ASN) dari luar daerah yang pulang kampung ke Jogja dan sekitarnya untuk ikut upacara Hari Lahir Pancasila di Balai Kota Jogja.
Kepala Bagian Humas dan Informasi Kota Jogja, Ig. Tri Hastono mengungkapkan hal tersebut sesuai instruksi Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti yang dikeluarkan pada Kamis (30/5/2019).
"Pemkot Jogja mengundang dan menyediakan tempat bagi ASN yang sudah mudik ke Jogja dan sekitarnya untuk ikut upacara bersama Pemkot Jogja di Balai Kota Jogja, Sabtu 1 Juni 2019 pukul 07.30 WIB," katanya, kepada Harianjogja.com, Jumat (31/5/2019).
Undangan tersebut, katanya, bertujuan memfasilitasi para ASN yang sudah mudik ke Jogja dan sekitarnya agar mereka tetap bisa memperingati hari lahir Pancasila. Bahkan, menurutnya, undangan ini tidak hanya untuk ASN maupun PNS saja, tetapi juga masyarakat umum.
Masyarakat umum boleh ikut upacara jika ingin ikut berpartisipasi. Pemkot Jogja pun akan memberikan sebanyak yang dibutuhkan. Jika jumlah peserta tambahan ini memungkinkan masuk ke barisan, maka mereka akan dimasukkan ke barisan bersama peserta lain.
Namun, jika peserta tambahan ini jumlahnya banyak, maka nanti akan dibuatkan satu barisan khusus. "Kami akan menyesuaikan, nanti kami lihat jumlahnya berapa. Tapi berapapun kami siap menyediakan tempat," jelasnya.
Peserta upacara, katanya, akan mengenakan pakaian seragam Korpri. Namun, pihaknya juga akan memaklumi jika nantinya peserta tambahan dari pemudik tidak membawa seragam tersebut. Mereka diminta memakai pakaian terang dan bawahan gelap.
Hingga Jumat sore, menurutnya sudah ada dua PNS yang mengkonfirmasi akan ikut upacara di Pemkot Jogja. Mereka adalah PNS Kementerian Lingkungan Hidup.
Pada peserta tambahan ini, Pemkot Jogja menurutnya tidak akan memberikan fasilitas khusus. "Mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila adalah kesadaran dari tiap-tiap individu. Tidak perlu ada embel-embel tambahan untuk menarik minat mereka untuk ikut," jelas Tri.
Lebih lanjut, ia juga mengaku akan memaklumi ASN di lingkungan Pemkot Jogja yang akan mengikuti upacara di luar Balai Kota karena sudah mudik. "Untuk mudik, mereka tentu sudah mempersiapkan sejak jauh hari seperti pesan tiket. Adapun untuk upacara, mereka tetap bisa ikut dengan kemudahan untuk bisa mengikuti di tempat lain," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Akses air bersih Gunungkidul baru mencapai 90,93%. Pemkab memperkuat jaringan SPAM, sementara BPBD menyiapkan 1.150 tangki bantuan air.
Dokter menjelaskan bersin, batuk, dan gatal tak selalu dipicu cuaca. Kenali gejala alergi, pemicunya, serta pentingnya pemeriksaan medis.
Pentingnya tidur berkualitas bagi perempuan aktif. Ahli menjelaskan ritme sirkadian, melatonin, hingga sleep pressure.
Tembok setinggi 3 meter ambruk saat pembongkaran rumah di Godean, Sleman. Satu buruh bangunan tewas dan satu pekerja mengalami luka.
Prabowo menyebut Indonesia menjadi sorotan dunia usai menerapkan mandatori B50 yang diproyeksikan memangkas emisi dan menghemat devisa Rp170 triliun.