Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Perhubungan Bantul mengklaim arus lalu lintas di Bantul hingga H-3 lebaran ini masih ramai lancar. Tidak ada kemacetan yang memaksa petugas harus melakukan rekayasan atau pengalihan arus lalu lintas.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Bantul, Agus Jaka mengatakan dari hasil pemantauan petugas di posko Srandakan dan Posko Sedayu, sudah ada peningkatan arus lalu lintas yang masuk Bantul sejak Sabtu (1/6/2019) lalu.
Rata-rata kendaraan yang melintas mencapai sekitar 3.000 unit per jam. Meningkat dibanding hari biasa saat jam sibuk pagi dan sore hari yang hanya sekitar 1000an unit kendaraan yang melintas per jam.
Sebagian besar kendaraan didominasi oleh kendaraan roda dua, dan kendaraan plat luar daerah. “Puncaknya diperkirakan H-2 lebaran kemungkinan bisa sampai lima ribuan kendaraan per jam yang melintas,” kata Agus, saat dihubungi Minggu (2/6/2019).
Agus memprediksi puncak arus mudik di Bantul tidak akan menyebabkan kepadatan yang cukup parah. Pihaknya justeru mengantisipasi kepadatan terjadi setelah hari raya, seperti tahun-tahun sebelumnya. Kondisi itu dipicu karena banyak wisatawan yang masuk Bantul untuk berlibur.
Karena itu pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur menuju objek wisata, di antaranya Jalan Parangtritis. Mulai H+2 lebaran Jalan Parangtritis akan dibuat dua arah ke selatan dan ke utara. Sejumlah persimpangan di jalur tersebut akan ditutup.
Selain itu imbauan kendaraan besar seperti bus pariwisata dan truk tidak diperkenankan untuk melintas di Jalur Imogiri-Mangunan dan Pleret-Dlingo. “Semua kendaraan besar yang menuju objek wisata di Dlingo dan Mangunan diarahkan lewat Patuk Gunungkidul,” ujar Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Badan Gizi Nasional terima anggaran indikatif Rp240,20 triliun untuk 2027. Sebanyak 97 persen dialokasikan langsung untuk program Makan Bergizi Gratis.
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.
Kepala BGN Sudaryono buka suara terkait kelanjutan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai adanya pergantian Menteri Keuangan.