Kemenhut Tetapkan 4 Tersangka Buka Lahan Ilegal di Hutan UGM Ngawi
Kemenhut tetapkan 4 tersangka pembukaan lahan ilegal di hutan pendidikan UGM Ngawi, dua ekskavator disita dan kasus terus dikembangkan.
GAMPING: Kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup Pusat Pengendalian Ekoregional (LHPPE) Jawa di Jl. Ringroad Barat No 100, Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping Sleman, Kamis (7/3/2013) dibobol kawanan pencuri. Akibatnya, dua brankas yang berisi uang koperasi karyawan sebesar Rp28 Juta raib digondol pelaku.
Kapolsek Gamping, Kompol Widiyanto mengatakan kawanan pencuri diduga masuk ke dalam kantor dengan cara memanjat pagar. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini kemudian mencungkil jendela dan masuk ke dalam ruang bendahara yang berada di lantai dua.
“Setelah masuk di ruang tersebut mereka dengan leluasa bisa membobol brankas dan membawa kabur uang hasil jarahannya. Hingga kini kami masih menyelidiki kasus ini,” katanya.
Ia mengugkapkan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
“Kami berkoordinasi dengan Polres Sleman untuk menyelidiki dan mengembangkan kasus ini. Kami berharap kehati-hatian warga sekitar,” harap Widiyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhut tetapkan 4 tersangka pembukaan lahan ilegal di hutan pendidikan UGM Ngawi, dua ekskavator disita dan kasus terus dikembangkan.
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Program RTLH Kulonprogo 2026 memasuki tahap pembangunan. Sebanyak 180 rumah dibangun, progres fisik mencapai 25 persen tanpa terdampak efisiensi anggaran.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.