Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepada kepolisian untuk menindak tegas pelaku-pelaku kekerasan yang belakangan marak terjadi.
“Itu kan kriminal. Saya mohon aparat harus ditindak tegas,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Senin (15/4).
Terkait adanya pro kontra premanisme yang diwujudkan dalam spanduk-spanduk, Sultan tidak bisa berkomentar panjang. Pasalnya itu merupakan aspirasi masyarakat. “Itu aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Aksi tindakan kriminalitas terakhir berlangsung pada Minggu(14/4) dini hari di Jalan Hos Cokroaminoto
atau di sekitar kantor BPK Perwakilan DIY. Korbannya adalah Mario Mayu, 23, mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Adisutjipto. Mario mengalami luka bacok di lengan.
Mario dibacok sepulangnya dari latihan bela diri bersama dua rekannya Jeremiah dan Santiago.
Kapolsek Tegalrejo Kompol Syamsul Bachri mengaku telah mengantongi pelaku. “Kami masih mengintai keduanya,” katanya.
Ia mengatakan telah memeriksa kembali Mario. Meski mengaku mengenal, Mario mengaku tak tahu motif pembacokan itu. “Kami belum dapati apa motif pembacokan apa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.