Advertisement
Proyek BKM Tak Jelas, Aset Lahan 32 Hektare Ditanami Tebu
Advertisement
http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/10/proyek-bkm-tak-jelas-aset-lahan-32-hektare-ditanami-tebu-414547/bantul-8" rel="attachment wp-att-414548">http://images.harianjogja.com/2013/06/Bantul4-150x150.jpeg" alt="" width="150" height="150" />
BANTUL—Proyek pengembangan kawasan konsorsium Pemkab Bantul dengan pihak ketiga yang dikenal dengan nama Bantul Kota Mandiri (BKM) makin tidak ada kejelasan. DPRD Bantul kembali menagih Pemkab agar program yang gagal dijelaskan secara transparan.
Pernyataan tersebut diungkapkan juru bicara Fraksi PKS DPRD Bantul Agung Laksmana dalam penyampaian pandangan umum paripurna laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2012 di Gedung Dewan, Senin (10/6/2013).
"Kami meminta kisah lama BKM ini tidak berlarut-larut penyelesaiannya. Masyarakat banyak yang mempertanyakan karena memang selama ini tidak ada penjelasan yang pasti," katanya.
Seusai paripurna berlangsung, Agung menguraikan selama ini kesulitan memberikan penjelasan setiap menghadapi pertanyaan masyarakat. Terlebih, Pemkab pernah berjanji seluruh aset lahan seluas 32 hektare pada BKM akan dijual namun belakangan muncul kabar dimanfaatkan untuk tanam tebu.
"Di sinilah kami kebingungan bagaimana nasib BKM sekarang. Bagaimana pola kerja sama dan nilai keuntungan daerah dengan pemanfaatan lahan untuk tanam tebu perlu ada penjelasan," tandas Agung. Dia juga memastikan tidak adanya persetujuan Dewan dalam alih fungsi lahan itu.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gibran Tegaskan Fokus Kawal Program Prabowo Meski Isu 2029 Muncul
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Kodim Gunungkidul Akan Rutin Gelar Gerakan Kebersihan Seminggu Sekali
- Dinkes Kota Jogja Perketat Surveilans Cegah Masuk Virus Nipah
- Program JPD Jogja 2026, Mahasiswa Dapat Bantuan hingga Rp8 Juta
- Gerindra DIY Peringati HUT ke-18 dengan Doa dan Bakti Sosial
- Hotel di Malioboro Minta Solusi Jelang Full Pedestrian, Ini Masalahnya
Advertisement
Advertisement



