LONGSOR NGLIPAR : Badan Penanggulangan Bencana Terjunkan Alat Berat

17 Juni 2013 15:27 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_416661" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/17/longsor-nglipar-badan-penanggulangan-bencana-terjunkan-alat-berat-416660/tanah-longsor-reuters-7" rel="attachment wp-att-416661">http://images.harianjogja.com/2013/06/tanah-longsor-reuters2-370x232.jpg" alt="" width="370" height="232" /> Foto Ilustrasi Tanah Longsor
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

GUNUNGKIDUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menurunkan satu unit alat berat (backhoe) ke lokasi bencana tanah longsor dan banjir lumpur di Dusun Kledok Ploso, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Senin (17/6/2013).

Kepala BPBD Budi Harjo mengatakan, satu unit alat berat berukuran sedang diterjunkan untuk mengeruk material longsor yang masih menghalangi akses jalan terutama di Dusun Kledok Ploso.

“Alat berat yang paling besar tidak bisa masuk karena dikhawatirkan akan merusak jalan sehingga kita turunkan alat berat yang kecil sekarang [kemarin] sedang bekerja,” katanya.

Budi berharap dengan dikerahkannya beckhoe proses evakuasi material lumpur bisa selesai dalam waktu sehari.

Budi menambahkan, sebagian besar pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, namun pada malam hari masih ada beberapa yang tinggal di posko pengungsian jika cuaca terlihat mendung. “Dapur umum juga rencana sore ini selesai,” kata Budi.

Sementara kerugian akibat rumah yang rusak ditaksir mencapai Rp44 juta, belum termasuk kerugian kerusakan fasilitas umum, seperti jalan dan pembuatan talud.

Seperti diketahui, bencana tanah longsor disertai banjir lumpur menggenangi rumah warga di empat Dusun Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kamis (13/6) sore lalu. Diantara empat dusun, Kledok Ploso yang terparah.