KENAIKAN HARGA BBM : Di Bantul Premium Kosong

18 Juni 2013 18:35 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

[caption id="attachment_417142" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/18/kenaikan-harga-bbm-di-bantul-premium-kosong-417139/spbu-bensin-habis-antara" rel="attachment wp-att-417142">http://images.harianjogja.com/2013/06/spbu-BENSIN-HABIS-antara.jpg" alt="" width="314" height="235" /> Foto Ilustrasi Bensin Habis di SPBU
JIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]

BANTUL-Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Bantul kosong. Rencana kenaikan harga BBM memicuhttp://www.harianjogja.com/baca/2013/06/18/kenaikan-harga-bbm-tiga-spbu-di-gunungkidul-kehabisan-stok-417072" target="_blank"> lonjakan permintaan bahan bakar oleh masyarakat.

Pantauan Harianjogja.com Selasa (18/6/2013) sore di sepanjang Jalan Bantul, tak satu pun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang masih menjual premium maupun solar bersubsidi.

“Dari jam tiga tadi [jam tiga sore] sudah habis,” kata petugas SPBU Pucung di Jalan Bantul, Dwi.

Puncak antrean pembelian BBM menurutnya terjadi pukul 13.00 WIB. Panjang antrean nyaris sampai ke jalan raya. Melonjaknya permintaan pembelian disebabkan rencana pemerintah menaikan harga BBM dalam waktu dekat.

Alhasil, sebelum harga minyak menjadi mahal, masyarakat sudah menyiapkan stok dengan menimbun minyak terlebih dahulu. “Karena mau naik itu, paling warga menimbun sendiri,” ujarnya.

Di SPBU Pucung, setiap harinya menjual sekitar 24 kiloliter premium. Sejak kehabisan stok jualan Selasa sore, belum ada kabar apakah ada pengiriman BBM dari Pertamina.

Di SPBU Ghose, antrean kendaraan mengular saat tengah hari. Anteran didominasi kendaraan roda dua. SPBU Ghose merupakan salah satu tempat pengisian BBM yang cukup ramai disinggahi pembeli.