367.064 Penerima Bansos Jateng Terindikasi Judol
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja, Haryadi Suyuti turun tangan langsung untuk menertibkan parkir di kawasan titik nol kilometer Jogja,Senin (29/7/2013) malam.
Haryadi mendatangi para pemilik kendaraan yang nekat memarkirkan kendaraan di bahu jalan kawasan tersebut.
Alhasil, para pemilik kendaraan langsung berhamburan memacu kendaraannya meninggalkan kawasan tersebut.
Sementara sejumlah satuan polisi pamong praja (Satpol PP) yang datang tidak lama berselang langsung melakukan penertiban parkir di kawasan tersebut.
Salah satu tukang parkir di kawasan nol kilometer, Gendut mengaku lega dengan upaya penertiban tersebut.
Pria yang sebelumnya sempat bertugas di kawasan nol kilometer itu mengungkapkan, tidak adanya ketegasan dari Satpol PP dan dinas terkait untuk melakukan penertiban membuat para pengunjung kawasan itu dengan mudah memarkirkan kawasan bebas parkir.
"Hasilnya seperti ini. Dulu saya disini, disuruh pindah sudah nurut, tapi disini justru malah marak dijadikan tempat parkir liar," terangnya.
(JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.