Advertisement

Waspadai Narkoba Jenis Baru dalam Suplemen

Jum'at, 06 September 2013 - 14:54 WIB
Nina Atmasari
Waspadai Narkoba Jenis Baru dalam Suplemen Ilustrasi obat (JIBI/Harian Jogja - Reuters)

Advertisement

[caption id="attachment_444970" align="alignleft" width="300"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/06/waspadai-narkoba-dalam-suplemen-444962/obat-ilustrasi-reuters-4" rel="attachment wp-att-444970">http://images.harianjogja.com/2013/09/obat-ilustrasi-reuters.jpg" alt="" width="300" height="225" /> Ilustrasi obat (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Narkotika Nasional (BNN) mengimbau agar masyarakat Indonesia lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi obat suplemen. Sebab BNN sudah menemukan 21 jenis narkotika baru yang bisa saja dicampurkan dalam suplemen.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kabag Humas BNN, Sumirat Dwiyanto mengatakan selama 2013, di Indonesia ditemukan 21 jenis narkotika dan obat terlarang baru. Persoalannya, Narkoba jenis baru tersebut belum masuk dalam daftar Undang-Undang No. 35/2009 tentang Narkotika.

“Kami tidak bisa mengumumkan pada masyarakat karena takut malah disalahgunakan. Namun kami hanya mengimbau agar masyarakat bisa lebih hati-hati dalam memilih obat suplemen. Sebab biasanya narkotika dicampurkan dalam suplemen tersebut,” kata Sumirat sata acara focus group discussion (FGD) di Rumah Rehabilitasi Kunci, Kamis (5/9/2013).

Sumirat mengatakan cara termudah dalam menyeleksi obat suplemen denga melihat daftar POM. Jika memang sudah terdaftar dalam POM, maka obat-obatan itu aman dari narkotika.

Selain masalah narkotika ini, Sumirat juga megusulkan agar masing-masing pemerintah daerah menyediakan tempat khusus untuk penyembuhan ketergantungan narkoba. Bukan hanya rumah sakit khusus narkoba, namun jika memungkinkan rumah sakit umum daerah juga mendukung program ini.

“Saya melihat rumah sakit swasta sudah ada yang menyediakan sarana ini. Makanya jangan hanya swasta yang sadar, namun juga pemerintah daerah,” jelas Sumirat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Misterius! 3 Lumpang Batu Dipercaya Warga Simpan Harta Karun Emas

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 17:30 WIB

Advertisement

alt

Wah...Kini Ada Wisata Pasar Kuliner Minggu Pagi di Pakuningratan Jogja

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement