PSS SLEMAN VS PERSIS SOLO : Menpora Bertekad Damaikan Suporter

08 September 2013 16:34 WIB Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_445432" align="alignleft" width="499"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/08/pss-sleman-vs-persis-solo-menpora-bertekad-damaikan-suporter-445429/roy-suryo-21" rel="attachment wp-att-445432">http://images.harianjogja.com/2013/09/roy-suryo.jpg" alt="" width="499" height="332" /> Menpora Roy Suryo (JIBI/Harian Jogja/Dokumen)[/caption]

Harianjogja.com, KULONPROGO- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo akan mengambil langkah gunakan mendamaikan http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/06/persis-solo-vs-pss-sleman-5-korban-insiden-manahan-masih-dirawat-di-rs-444779" target="_blank">suporter PSS Sleman dan Persis Solo yang sempat terlibat bentrokan pekan lalu.

Langkah yang diambil seperti ketika dia berusaha mendamaikan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung.

“Waktu kejadian di Solo saya sedang berada di Beijing. Saya langsung telepon pak walikota [FX Hadi Rudyatmo]. Dalam waktu dekat saya akan coba petakan permasalahannya. Prinsipnya kita tidak boleh takut dengan kekerasan. Harus berani buat pertemuan dan perdamaian,” papar Roy, di sela kegiatan di Kulonprogo, Minggu (8/9/2013).

Menurut Roy, banyak anak muda masa kini yang melakukan berbagai aktivitas yang destruktif. Jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut maka bangsa ini akan semakin kehilangan jatidiri.

Olahraga, lanjut dia, bisa menjadi alat untuk mendorong generasi muda menemukan jatidirinya melalui kegiatan kerjasama, sportivitas, dan kejujuran. Tugas pemerintah daerah, kata Roy adalah selain mendorong pemasyarakatan kegiatan olahraga, juga mengidentifikasi jenis-jenis olahraga tradisional yang bisa dikembangkan oleh generasi muda.

“Ini yang menjadi persoalan. Negara lain justru mendorong olahraga tradisionalnya ke pentas Internasional tapi justru di negeri kita, olahraga tradisional justru dihapus di PON [Pekan Olahraga Nasional],” kata Roy.