Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Seniman lukis Gunungkidul, Intan GS Bono, 52, Minggu (15/9/2013) siang tutup usia.
Pelukis yang tinggal di Desa Ngunut, Kecamatan Playen ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Nur Rohmah Playen sekitar pukul 13.30 WIB karena penyakit paru-paru yang sudah lama di deritanya.
Menurut Julian Arif Umar, salah satu keponakannya, Bono mengeluhkan sesak napas sejak lama, namun ia menolak setiap kali diajak berobat oleh keluarganya maupun sahabat-sahabatnya. Seminggu terakhir kondisi kesehatan Bono memburuk.
Sabtu (14/9/2013) Bono masuk rumah sakit. “Semalaman dia minta ditunggui keluarganya, katanya merasa takut,” kata Julian yang juga sebagai murid Bono.
Nama Intan GS Bono dikenal setelah karya-karya lukisnya diminati di luar negeri ketimbang di negeri sendiri. Seniman lukis dengan keterbatasan fisik (tinggi badan 50 sentimeter) ini pandai melukis tanpa guru sehingga melekat pada namanya. Indahnya Tanpa Guru Subono (Intan GS Bono). Karya-karyanya diminati di Jepang, Australi, Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.