OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mendesak pemerintah menyerahkan kebijakan beras untuk rakyat miskin (raskin) sepenuhnya kepada kabupaten, sebagai upaya untuk memberikan kualitas beras yang lebih baik kepada penerima.
“Selama ini kualitas raskin tidak menentu, kadang baik tapi kualitas buruk justru kerap masyarakat terima. Itu terjadi karena beras-beras merupakan campuran dari berbagai daerah. Jika kebijakan raskin diserahkan ke kabupaten, kami akan memberikan kualitas beras lebih bagus,” ujar Hasto, Jumat (13/9/2013).
Dia meyakini Kulonprogo mampu dalam mencukupi jatah raskin kepada masyarakat apalagi setelah Pemkab bersama gabungan kelompok tani menemukan terobosan baru, yakni varietas padi menor.
Selain menor, ada satu jenis varietas padi lagi, yakni padi jenis serang yang memiliki kualitas di bawah menor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.