BBM UNTUK ANDROID : Aplikasi Dicabut, Penjualan Smartphone Turun

25 September 2013 16:27 WIB Jogja Share :

[caption id="attachment_449075" align="alignleft" width="640"]http://images.harianjogja.com/2013/09/BBM-ANDROID-jakarta-190913-ENDANG-MUCHTAR-bisnis.jpg">Ilustrasi BBM untuk Androidhttp://images.harianjogja.com/2013/09/BBM-ANDROID-jakarta-190913-ENDANG-MUCHTAR-bisnis.jpg" width="640" height="380" /> Ilustrasi BBM untuk Android (Dok. Solopos.com)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA – Aplikasi Blackberry Messenger (BBM) di Android sempat membuat penjualan telepon selular (ponsel) pintar atau smartphone meningkat. Terutama ponsel pintar android merek China yang dibanderol dengan harga murah. Namun, usai aplikasi tersebut dicabut, penjualan mulai turun.

Tyo dari Trinity Mobile di Jogjatronik Jogja mengatakan penjualan android sempat meningkat saat BBM untuk Android dan iPhone resmi dibuka.

“Penjualan sempat meningkat, tapi memang tidak lama. Karena setelah itu tidak bisa diunduh lagi,” ujar Tyo, Rabu (25/9/2013).

Setidaknya dalam sehari peningkatan penjualan ponsel android naik hingga 10 unit. Khususnya untuk beberapa merek tertentu seperti Samsung, Lenovo dan Sony Mobile. Tyo menyebutkan selain merek ponsel ternama, penjualan ponsel China juga ikut terdongkrak.

“Ponsel China juga ikut laris manis waktu BBM bisa diunduh untuk android,” kata Tyo

Beberapa produk China yang dibanderol dengan harga di bawah Rp2 juta juga mengalami peningkatan. Salah satunya produk Oppo yang penjualannya mengalami peningkatan. Dalam sehari setidaknya 10 unit ponsel Oppo terjual di outlet ini.