Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Harianjogja.com, JOGJA-Korban sindikat penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang melapor ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)-Jawa Tengah kembali bertambah, yaitu berasal dari warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Warga berinisial E tersebut melapor ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY-Jawa Tengah karena merasa tertipu oleh oknum yang mengaku mampu memasukkannya sebagai pegawai di lingkungan Dirjen Pajak.
"Selain saya, suami saya [TM] dan ibu saya serta 15 orang lainnya juga menjadi korban penipuan. Tidak semuanya akan dimasukkan sebagai pegawai negeri sipil, tetapi ada yang tertipu bantuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan jual beli mobil pelat merah," kata E saat mengadu ke ORI Perwakikan DIY-Jawa Tengah di Jogja, Jumat (28/9/2013).
Ia mengaku sudah mengeluarkan uang sebesar Rp205 juta, sedangkan suaminya telah mengeluarkan uang Rp150 juta dan ibunya mengeluarkan dana Rp50 juta.
"Dari 18 orang yang tertipu ini, total dana yang sudah dikeluarkan mencapai Rp2,6 miliar," ungkapnya yang menyebut penyerahan uang dilakukan secara tunai dan transfer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.