Apa Itu Gelombang Panas? BMKG Jelaskan Fenomena yang Landa Eropa
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 50 kelompok bregada dari berbagai wilayah di DIY dipastikan mengikuti dalam Festival Bregada Rakyat, Minggu (19/1/2014) mendatang.
Festival yang baru kali pertama digelar itu akan berbentuk kirab menyusuri Jalan Malioboro hingga Benteng Vredeburg.
Ketua Panitia Festival Bregada Rakyat Widihasto Wasana Putra menuturkan, acara itu digelar sebagai rangkaian peringatan Jogja sebagai Kota Republik dan mendukung keistimewaan DIY.
Hingga kemarin, tercatat sudah ada 30 kelompok bregada dari berbagai daerah di DIY telah mendaftarkan diri mengikuti kirab tersebut. “Besok penutupan pendaftaran sekaligus teknikal meeting. Kami optimistis 40 kelompok akan ambil bagian dalam kegiatan ini,” ujarnya, Rabu (15/1/2014).
Dia mengungkapkan, event ini diadakan didasarkan pada fenomena banyaknya kelompok-kelompok bregada di dusun dan kampung di DIY. Bregada tersebut kerap tampil untuk memeriahkan berbagai kegiatan di masyarakat.
“Festival ini sekaligus menampung kreativitas mereka. Kami juga bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY karena bisa menambah kunjungan wisata di Jogja,” tambahnya.
Dia menjelaskan, selain uang pembinaan dengan total nilai Rp16,6 juta, peserta dengan penampilan terbaik juga akan memperoleh tropi, di antaranya dari Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Sri Paduka Paku Alam IX dan berbagai pihak lainnya.
Adapun penilaian akan dilakukan berdasarkan berbagai kriteria, seperti kreativitas kostum yang dikenakan, aksesoris penunjang, musik pengiring, serta keselarasan cara berjalan dari seluruh anggota.
“Selain atraksi dari puluhan kelompok bregada, para pengunjung juga akan bisa melihat penampilan satu pleton pasukan Yonif 403 Wirasana Pratista,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Harga Minyakita tetap Rp15.700 per liter meski CPO naik, pemerintah prioritaskan daya beli masyarakat.
Bantul tetapkan siaga darurat kekeringan hingga September, dampak El Nino mulai terasa.
KPK minta Bupati Kuansing dan Sekda menyerahkan diri usai OTT, 10 orang diamankan.
Modus sewa ilegal TKD Condongcatur terbongkar, 17 penyewa setor Rp1,3 miliar, negara rugi Rp1,7 miliar.