Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Harianjogja.com, BANTUL-Perpustakaan terpadu milik Pemda DIY yang terletak di Karang Jambi Banguntapan Bantul tetap akan dilanjutkan, maski proyek tersebut masih dalam masalah hukum.
Pembangunan proyek perpustakaan yang kini berujung ke meja hijau itu diperkirakan akan rampung tahun depan dan akan dibuka pada akhir 2015.
Seperti diketahui, Pemda DIY dengan pengembang perpustakaan PT. Ampuh Sejahtera kini tengah bersengketa di Pengadilan Negeri Bantul, lantaran rekanan asal Sukoharjo Jawa Tengah itu dituduh wan prestasi karena tidak berhasil merampungkan pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan.
Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY Budi Wibowo, (4/1/2014) mengatakan, pembangunan lanjutan perpustakaan bertaraf Internasional itu akan kembali dimulai tahun ini setelah putusan pengadilan keluar sekitar April mendatang.
Setelah itu, pada Mei 2015, dijadwalkan lelang rekanan untuk melanjutkan pembangunan dan ditargetkan selesai tahun ini.
Lalu pada 2015, akan dibangun interior, landscape dan penempatan mebeler. Sehingga pada akhir 2015, perpustakaan itu dipastikan sudah dapat dibuka ke publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Data TKA 2026 Kemendikdasmen menunjukkan nilai Matematika SD dan SMP masih jauh di bawah capaian Bahasa Indonesia.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.