Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Harianjogja.com, BANTUL-Perpustakaan terpadu milik Pemda DIY yang terletak di Karang Jambi Banguntapan Bantul tetap akan dilanjutkan, maski proyek tersebut masih dalam masalah hukum.
Pembangunan proyek perpustakaan yang kini berujung ke meja hijau itu diperkirakan akan rampung tahun depan dan akan dibuka pada akhir 2015.
Seperti diketahui, Pemda DIY dengan pengembang perpustakaan PT. Ampuh Sejahtera kini tengah bersengketa di Pengadilan Negeri Bantul, lantaran rekanan asal Sukoharjo Jawa Tengah itu dituduh wan prestasi karena tidak berhasil merampungkan pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan.
Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY Budi Wibowo, (4/1/2014) mengatakan, pembangunan lanjutan perpustakaan bertaraf Internasional itu akan kembali dimulai tahun ini setelah putusan pengadilan keluar sekitar April mendatang.
Setelah itu, pada Mei 2015, dijadwalkan lelang rekanan untuk melanjutkan pembangunan dan ditargetkan selesai tahun ini.
Lalu pada 2015, akan dibangun interior, landscape dan penempatan mebeler. Sehingga pada akhir 2015, perpustakaan itu dipastikan sudah dapat dibuka ke publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.