Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mulai ancang-ancang untuk menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2015 mendatang.
Ketua KPU Gunungkidul Zaenuri Ikhsan menuturan KPU sudah ada koordinasi awal untuk penyampaian anggaran ke Pemerintah Kabupaten dengan mengajukan dua tahun anggaran.
“Untuk 2014 kami mengajukan anggaran di atas Rp200 juta sedangkan untuk 2015 akan kami bahas lagi. Kemungkinan akan kami ajukan sekitar Rp18 miliar sampai Rp20 miliar,” paparnya, Rabu (5/2/2014).
Untuk waktu pelaksanaan belum ada penentuan karena harus dibahas dengan berbagai lembaga. Selain itu, KPU Gunungkidul juga akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kabupaten Bantul dan Sleman karena pada penyelenggaraan dan pelantikan Pilkada 2010 hampir bersamaan.
“Untuk tahapannya sendiri kami masih menunggu apakah ada regulasi yang baru atau tidak. Bila tidak ada, berarti memakai regulasi pada 2010 lalu,” tutur Ikhsan.
Adapun, tahapan yang dilakukan yakni persiapan, pelaksanaan serta penyelesaian. Untuk waktu pelaksanaanya, Zaenuri mengaku belum bisa memberikan rincian lantaran belum ada pembahasan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Survei Robert Walters menunjukkan penggunaan AI di Asia terus meningkat, tetapi banyak pekerja masih khawatir soal masa depan karier dan perubahan keterampilan.
Jorge Martin dapat kepala kru baru di Yamaha, David Munoz, eks orang kepercayaan Valentino Rossi. Target bangkitkan Yamaha di MotoGP 2027.
Persib Bandung unggul 1-0 atas Arema FC di babak pertama Piala Presiden 2026. Gol Uilliam Baros di menit ke-24 dari assist Berguinho.
Sulit membayangkan bahwa beberapa dekade lalu, desa ini masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan informasi. Perubahan tersebut justru berawal dari ses
Pengadilan Korsel vonis bos SK Group bayar Rp 11 triliun ke mantan istri. Kasus ini disebut "perceraian abad ini" dan guncang dunia bisnis.