Gas Elpiji Masih Langka di Bantul

Sabtu, 08 Februari 2014 14:49 WIB
Gas Elpiji Masih Langka di Bantul

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu Pemilik pangkalan gas elpiji 3 Kg di Jl Kyai Mojo, Semanggi, Pasarkliwon ,Solo menata tabung kosong, Selasa (12/11). Gas Elpiji 3 Kg yang dijual dengan harga Rp14.000 saat ini banyak dibeli pengecer dengan sepeda motor bronjong yang dijual ke daerah Sukoharjo dan Karanganyar dengan harga Rp16.000

Harianjogja.com, BANTUL-Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram yang masih terjadi di Bantul dirasakan pengecer sejak sepekan terakhir.

Salah satu pedagang, Suyanto mengatakan tabung gas elpiji tiga kilogram sudah mulai sulit didapatkan dari pangkalan. Pihaknya sudah meminta gas elpiji tiga kilogram namun belum juga dikirim oleh pangkalan.

“Tidak tahu, sudah seminggu ini minta tapi tidak juga dikirim. Kalau yang ukuran 12 kg bisa lancar pengirimannya,” kata Suyanto di Jalan Imogiri Timur, Jumat (7/2/2014).

Suyanto mengaku tidak mengetahui masalah kelangkaan elpiji ini terkait dengan penyuntikan gas elpiji 12 kg yang baru-baru saja terjadi atau tidak. Namun dia berharap kelangkaan bisa cepat teratasi agar penjualan gas elpiji tidak berhenti.

“Saya tidak tahu masalah ada penyuntikan gas 12 kg. Saya hanya berharap segera dikirimkan elpiji tiga kiloggram agar bisa berjualan kembali. Sebab banyak pelanggan yang sudah membeli ke Kota Jogja,” jelas Suyanto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online