Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, SLEMAN-Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan 60.000 karung plastik untuk dibagikan kepada masyarakat yang akan melakukan pembersihan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud yang melanda wilayah setempat.
"Sebanyak 60 ribu karung plastik atau bagor siap dibagikan ke msyarakat melalui Kantor Kecamatan secara cuma-cuma," kata Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti, Minggu (16/2/2014).
Menurut dia, agar abu vulkanik tidak mengganggu drainase yang nantinya dapat menimbulkan masalah baru, masyarakat diminta untuk tidak membuang abu di draenase atau saluran irigasi.
"Abu vulkanik dimasukan dalam bagor yang bisa diambil di masing-masing kecamatan," katanya.
Ia mengatakan, pascahujan abu vulkanik Gunung Kelud, Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi terhadap masyarakat Sleman yang telah bergerak secara gotong royong membersihkan lingkungannya.
"Diimbau agar masyarakat juga dapat ikut membantu membersihkan abu vulkanik yang berada di tepi jalan raya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.