Diskon Berakhir, Tiket Masuk Candi Prambanan kembali Normal

PRAMBANAN TERBUKA UNTUK UMUMPengunujung menikmati arsitektur Candi Prambanan, di Sleman, Yogjakarta, Minggu (24/2). Proses pembersihan candi tersebut dari abu vulkanik erupsi Gunung Kelud diperkirakan memakan waktu hingga dua bulan, berbeda dengan Candi Borobudur yang diperkirakan hanya membutuhkan waktu 10 hari, namun begitu kedua lokasi wisata tersebut dibuka untuk umun meskipun dengan area terbatas. ANTARA FOTO - Saiful Bahari
27 Februari 2014 10:52 WIB Rima Sekarani Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Upaya pembersihan dan recovery yang dilakukan PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko bekerja sama dengan berbagai pihak berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Konservasi Candi Borobudur, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY dan Jawa Tengah, manajemen PT TWC memutuskan untuk membuka kembali kunjungan wisatawan secara normal.

Candi Borobudur telah dibuka mulai Rabu (26/2/2014) sementara operasi normal untuk Candi Prambanan dan Ratu Boko akan dibuka Jumat (28/2/2014).

Pihak manajemen mengatakan siap menerima kembali kunjungan wisatawan kembali dan memberikan pelayanan secara penuh.

“Sehubungan dengan hal tersebut, tiket masuk akan diberlakukan harga normal kembali dan mencabut pemberlakuan diskon pada masa tanggap bencana yang sudah berjalan seminggu yang lalu,” ujar Achmad Muchlis, Sekretaris PT TWC, Selasa (25/2/2014).

Meski demikian, ternyata masih terdapat beberapa kawasan di Candi Prambanan yang tidak boleh dijangkau oleh pengunjung. “Yang besar-besar belum, apalagi Candi Siwa. Tidak ada abu pun tidak boleh masuk,” ucap Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY, Wahyu Astuti.